Palangka Raya, Media Dayak
DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta Kepada Pemerintah melalui Dinas Pertanian, untuk merealisasikan bantuan Bibit Jagung berkualitas unggul, Pupuk Bersubsidi dan bantuan tenaga penyuluh pertanian, untuk masyarakat Desa Mampuak, Kecamatam Teweh Timur, Kabupaten Barito Utara.
Pasalnya, saat ini di Desa yang memiliki kisaran 350 Kepala keluarga (KK) tersebut, hampir 70 persen masyarakat menggantungkan hidupnya sebagai Petani Jagung, dengan kepemilikan lahan minimal 1 sampai 4 hektar per KK.
Menurut anggota DPRD Kalteng, Syahrudin Durasid, aspirasi masyarakat Desa Mampuak untuk mengembangkan sentra Pertanian berupa tanamam jagung, harus mendapat perhatian dari Pemerintah khususnya Dinas/Instansi terkait, karena hal tersebut sangat berpengaruh pada perekonomian masyarakat.
“Aspirasi ini harus mendapat perhatian dari Pemerintah khususnya bagi Dinas/Instansi yang bersangkutan, karena berpengaruh dan berdampak pada perekonomiam masyarakat setempat maupun daerah. Apalagi pengembangan sentra Pertanian berupa tanaman Jagung merupakan hal positif bahkam kedepannya bisa menjadi ikonik bagi Kabupaten Barito Utara.”Ucap Syahrudin, saat dibincangi media ini, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Senin (17/6) kemarin.
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kalteng II, meliputi Kabupaten Kotawaringim Timur (Kotim) dan Seruyan ini juga mengungkapkan, pengembangan sentra pertanian juga termasuk dalam program Presiden Republik Indonesia , Joko Widodo, sehingga perlu adanya campur tangan Pemerintah untuk mendorong masyarakat mengembangkan substansi pertanian diwilayahnya.
“Hal ini juga termasuk didalam program pak Jokowi, sehingga perlu adanya campur tangan Pemerintah dalam mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi maupun substansi pertanian, dengan cara memberikan bantuan seperti yang diharapkan oleh masyarakat. Misalnya bantuan bibit unggul, bantuan Pupuk dan penambahan penyuluh pertanian.”Terang anggota Komisi B, yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) ini.
Selain itu, sambungnya, pengembangan sentralisasi tanaman Jagung di Desa Mampuak dapat menjadi contoh baik bagi daerah – daerah lain, untuk melihat potensi Pertanian yang cocok bagi daerahnya dan saat ini, ada beberapa daerah yang telah memiliki ikonik pertanian selain Kabupaten Barito Utara dengan hasil Jagung, diantaranya yaitu Kabupaten Seruyan dengan tanaman Pisang, Barito Timur (Bartim) dengan Tanaman Bawang merah dan Kabupaten Kapuas yang menjadi lumbung Padi Kalteng.
“Hal ini bisa dikatakan sebagai keunggulan Kooperatif dan harus dimanajemen dengan baik oleh Pemerintah, artinya setiap daerah saling mengisi kekurangan manajemen Regional dibidang Pertanian, seperti di Kabupaten Seruyan dengan hasil Pisang tanpa jantung, di Barito Utara dengan Hasil Jagung, di Kapuas dengan hasil Beras dan di Bartim dengan hasil Bawang merahnya. Jadi pada intinya fokuskan ke satu senta untuk mengangkat perekonomian daerah.”Pungkas Politisi dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) ini.(Nvd)












