Adiansyah, direktur PDAM Kabupaten Katingan
Kasongan, Media Dayak
Kendati Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Katingan sekarang memperoleh laba Rp 800 juta. Namun, itu hanya secara administerasi saja. “Pasalnya, laba tersebut masih di tangan pelanggan yang merupakan tunggakan mereka,” kata direktur PDAM setempat, Adiansyah kepada sejumlah media, senin (6/4) tadi.
Sehubungan dengan itu, dia meminta kepada sejumlah pelanggan yang masih mempunyai tunggakan agar membayar kewajibannya sesuai dengan data yang sudah ada di PDAM. “Karena, jika sempai waktu yang sudah diberikan tidak melakukan pembayaran, dengan terpaksa kontrak langganannya akan diputus,” tegas Adiansyah.
Jika sudah dilakukan pemutusan, meskipun di lain waktu masih bisa dipasang kembali. Namun menurutnya dalam pemasangan kembali, pelanggan yang bersangkutan akan membayar administerasi seperti pemasangan baru. Artinya, disamping melunasi pembayaran yang tertunggak, pelanggan juga diwajibkan membayar biaya administerasi seperti pemasangan yang baru.
Sekarang diriya menurutnya sudah memberikan somosi dengan cara menyurati kepada para pelanggan yang menunggak pembayarannya (tagihan) kepada PDAM, “Jika tidak tidak ada jawaban selama tujuh hari setelah somosi tersebut, siapapun, tanpa pandang bulu kontrak pelanggan akan kami putus,” tambahnya
Ditanya tentang tunggakan dari pelanggan yang belum membayar, sejauh ini menurutnya diperkirakan sekitar Rp 4 miliar. Dan tunggakan tersebut sebenarnya bukan dihitung pada tahun ini saja, tapi sejak PDAM ini masih bergabung dengan PDAM Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) atau sejak tahun 1991 silam.
Terkait dengan pelayanannya, dia berjanji akan semaksimal mungkin untuk memberikan pelayanan terbaik kepada semua pelanggan. Sebaliknya, ketika PDAM memberikan pelayanan dengan maksimal, dia meminta dengan sangat kepada para pelanggan agar memperhatikan kewajibannya juga. “Intinya, kami tetap memberikan pelayanan terbaik kepada para pelanggan. Begitu pula, pelanggan agar memenuhi kewajibannya untuk membayar tagihannya setiap bulannya,” harapnya. (Kas/Lsn)













