Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan Bersama koleganya Anggota DPRD Gumas Nomi Aprilia.(Media Dayak/Novri JKH)
Kuala Kurun, Media Dayak
Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemasaran Bagi Pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) di Gumas yang diselenggarakan kolaborasi antara Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, Koperasi (Disnakertranskop) dengan Dinas Koperasi dan UKM Kalteng beberapa waktu, diapresiasi Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan.
Menurutnya, Selain strategi pemasaran, branding yang kuat dan pemahaman tentang segmentasi pasar juga dapat membantu pelaku UMKM membangun kesetiaan pelanggan dalam meningkatkan penjualan produknya. Melalui platform media sosial, pelaku UMKM bisa melakukan pemasaran visual yang menarik dan terjangkau.
“Strategi pemasaran itu penting dan strategis bagi pelaku UMKM. Strategi pemasaran dan pemanfaatan platform media sosial di era sekarang, akan membantu perkembangan bisnis UMKM ditengah persaingan yang ketat saat ini,”kata Raya,Senin (28/10/2024).
Dikatakannya lagi,strategi pemasaran yang tepat bagi pelaku UMKM, seperti pemanfaatan media sosial, e-commerce, dan promosi digital. Hal itu dapat membantu UMKM menjangkau konsumen lebih luas tanpa memerlukan biaya besar.
Raya lebih lanjut menjelaskan,UMKM berperan penting dalam penguatan ekonomi masyarakat. UMKM menyumbang secara signifikan terhadap penciptaan lapangan kerja dan pemerataan ekonomi.
“Menyerap tenaga kerja lokal berarti UMKM telah membantu mengurangi tingkat pengangguran dan mengatasi ketimpangan ekonomi antara wilayah perkotaan dan pedesaan,”kata Raya.
“Kegiatan yang dilakukan itu [bimtek pemasaran bagi pelaku UMKM di Gumas] diharapkan dapat mendorong perkembangan UMKM di Kabupaten Gunung Mas,”imbuhnya.
Diwartakan sebelumnya, Pemkab Gumas melalui Disnakertranskop dan UMKM bekerjasama dengan Dinas Koperasi dan UKM Kalteng menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pemasaran Bagi Pelaku Usaha di Gumas di Aula Hotel Insevas,Kamis (17/10/2024) lalu.
Pj Bupati Gumas Herson B.Aden melalui Plt Disnakertranskop UMKM Letus Guntur yang disampaikan Kepala Kabid Kelembagaan, Pemberdayaan dan Pengawasan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Disnakertranskop UMKM Gumas Redianto mengatakan,kegiatan yang diikuti 60 peserta ini merupakan kegiatan kolaborasi antara Disnakertranskop UMKM Gumas dengan Dinas Koperasi dan UKM Kalteng yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pelaku UMKM di Gumas.
Menurutnya, pelaku UMKM adalah benteng ekonomi dari suatu daerah [provinsi,kabupaten/kota,
“Kita menginginkan pertambahan pelaku UMKM di wilayah ini, diikuti peningkatan kualitas produk dari usaha yang dilakukan, karena kualitas produk UMKM itu sangat penting.Seperti program yang kita miliki yakni UMKM Nakal Berdasi [naik kelas dan berdaya saing],”tutur Redi.
Dia berharap kegiatan ini kedepan bisa dilaksanakan di kecamatan lainnya di Gumas, bahkan di desa dan kelurahan, mengingat potensi UMKM dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan kerja.
“Kita ingin UMKM di wilayah ini terus berkembang sehingga mampu meningkat kesejahteraan bagi pelaku usaha dan karyawannya,” tukasnya
Menyoal jumlah pelaku UMKM di Gumas, Redi menyebut pelaku UMKM di Gumas sebanyak 783 orang. Di Kecamatan Manuhing dalam tiga bulan terakhir pelaku UMKM mengalami peningkatan yang signifikan,dan pihaknya kedepan akan melakukan pembinaan terhadap pelaku UMKM di Kecamatan Manuhing maupun di Kecamatan Tewah dan Sepang. (Nov/Lsn)










