Pedagang Pasar Tamiang Layang Alami Pungli Tiap Hari

Kepala UPT Pasar Tamiang Layang: Tenny

Tamiang Layang, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kepala UPT Pasar Tamiang Layang Tenny mengakui bahwa pemalakan atau pungutan liar (pungli) terhadap pedagang sering terjadi di Pasar Temenggoeng Djaya Karti Tamiang Layang.

“Saya pernah secara langsung menyaksikan bagaimana pungutan liar itu terjadi. Saat saya berada di pasar dan duduk di antara pedagang, oknum yang melakukan pungutan liar nampak beraksi begitu saja tanpa rasa takut di hadapan saya,” kata Tenny, Jumat (23/01/2020).

Menurutnya, kenyamanan para pedagang di Pasar Tamiang Layang saat ini menjadi terusik karena ada oknum tak jelas memalak para pedagang.

“Kegiatan pungli terhadap pedagang-pedagang pasar tersebut sudah berlangsung lama,” imbuhnya.

Tenny mengungkapkan, setiap pedagang dipungut biaya sebesar Rp2 ribu sampai Rp5 ribu. Jika pedagang itu tidak menyetorkan uang, oknum pemalak mengancam atau mengobrak-abrik barang dagangan.

“Para pedagang jelas tak berdaya, takut dagangan dihamburkan. Mereka terpaksa memberikan uang kepada oknum tak jelas itu,” ungkapnya.

Atas kejadian yang terus berulang setiap hari ini, Tenny berharap pihak kepolisian agar segera mengambil tindakan atas kejadian seperti ini.

“Kita sudah melaporkan aksi oknum-oknum tersebut kepada kepolisian. Kita harap pihak kepolisian segera menindaklanjuti dan memberikan efek jera terhadap oknum–oknum tak jelas itu,” pungkas Tenny sambil menyebutkan nama beberapa oknum yang diduga melakukan pungli.(Rhf/aw)

image_print

Pos terkait