Kuala Pembuang, Media Dayak
Guna menciptakan rasa aman sekaligus meningkatkan pengetahuan publik tentang layanan darurat kepolisian, Pamapta Polres Seruyan melaksanakan patroli malam yang dikombinasikan dengan sosialisasi langsung kepada warga. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa malam, (16/12/2025), mulai pukul 23.00 WIB hingga dini hari.
Dipimpin langsung oleh AIPDA HERU SUPRIYANTO selaku Piket Pamapta III Polres Seruyan, tim yang terdiri dari personel Pamapta dan petugas piket fungsi lain melaksanakan patroli keliling ke berbagai titik di wilayah hukum Polres Seruyan. Namun, patroli kali ini tidak hanya berfokus pada pengamanan, melainkan juga membawa misi komunikasi aktif dengan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, tim secara proaktif mendatangi dan menyapa warga yang masih berkumpul di warung kopi, pos ronda, atau tempat publik lainnya pada malam hari. Interaksi ini dimanfaatkan untuk menyosialisasikan keberadaan dan cara penggunaan nomor layanan darurat kepolisian 110.
“Kami menyempatkan diri untuk mengingatkan dan menjelaskan kepada masyarakat bahwa nomor 110 dapat dihubungi kapan saja jika membutuhkan bantuan kepolisian yang mendesak. Kami tekankan bahwa layanan ini gratis dan responsif,” jelas AIPDA Heru Supriyanto saat dikonfirmasi.
Selain memberikan sosialisasi, tim Pamapta juga membuka ruang dialog. Personel kepolisian secara terbuka menerima masukan dan aspirasi dari warga terkait pelaksanaan patroli malam. Banyak warga yang menyambut baik kegiatan ini dan menyampaikan harapan agar intensitas patroli malam, terutama di lokasi-lokasi yang sepi atau rawan, dapat lebih sering ditingkatkan.
“Kami sangat apresiasi kehadiran Bapak-bapak polisi malam ini. Rasanya lebih tenang dan aman. Kalau bisa, patroli seperti ini lebih sering lagi, terutama di sekitar permukiman dan jalur yang gelap,” ujar salah seorang warga yang ditemui tim patroli.
Respon positif dari masyarakat ini menjadi masukan berharga bagi Polres Seruyan. “Aspirasi masyarakat agar patroli lebih sering dilakukan, kami catat sebagai evaluasi positif. Ini sejalan dengan tujuan kami untuk meningkatkan police visibility dan sense of security di masyarakat. Ke depan, kami akan mengkaji penjadwalan ulang untuk mengoptimalkan kehadiran kami,” tambah AIPDA Heru.
Kegiatan patroli sambang sosialisasi ini merupakan bagian dari implementasi konsep Pre-Emtif dan Community Policing Polri, di mana polisi tidak hanya bertindak sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang aktif membangun komunikasi dan kepercayaan. Diharapkan, dengan pendekatan ini, efektivitas pelayanan kepolisian dan rasa aman masyarakat dapat terus meningkat.(Hms/Lsn)









