Papan Nama Jembatan Pangulu Iban Dirusak Oknum Warga

PELAKU PENGRUSAKAN FASILITAS JEMBATAN-Pelaku pengrusakan fasilitas jembatan Pangulu Iban saat diintrogasi di jembatan usai melakukan pengrusakan papa nama jembatan, Senin (7/2/2022).(Media Dayak/ist)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Papan nama jembatan Pangulu Iban yang menghubungkan kota Muara Teweh dengan Kelurahan Jingah/Jambu Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara (Barut) dirusak oleh oknum warga, pada Senin (7/2/2022) malam sekitar 19.30 WIB.

 

Pengrusakan fasilitas jembatan dilakukan oleh seorang pemuda warga dari Kelurahan Jambu Kecamatan Teweh Baru yang hingga saat ini belum diketahui nama pelaku dan motif pengrusakan fasilitas jembatan Pangulu Iban.

 

“Pelaku pengrusakan sudah diamankan oleh polisi dan dibawa ke di rutan Polres Barito Utara,” kata salah seorang warga yang berada dilokasi jembatan, Senin (7/2/2022) malam.

 

Ia juga meminta kepada pihak keamanan agar pelaku yang melakukan pengrusakan fasilitas umum di jembatan Pangulu Iban bisa diberi efek jera dan dihukum sesuai dengan aturan yang berlaku, agar dikemudian harinya tidak lagi terjadi pengrusakan.

 

Warga juga meminta kepada Pemerintah Daerah, agar di areal jembatan Pangulu Iban bisa dibangun pos pengawasan atau pos penjagaan agar bisa memantau aktifias warga yang berada dijembatan tersebut.

 

“Diharapkan Pemkab Barito Utara bisa membangun pos penjagaan atau pos pengawasan di jembatan Panglu Iban ini, agar nantinya tidak ada lagi kejadian pengrusakan fasilitas umum di jembatan,” kata warga saart berada dilokasi jembatan yang namanya tidak disebutkan.

 

Berdasarkan informasi yang diterima dilokasi jembatan, pelaku melakukan pengrusakan neon bok papa nama Pangulu Iban. Dimana huruf N dinama Iban dilepas dan dirusak oleh pelaku.

 

Saat pelaku melakukan pengrusakan seorang polisi yang saat itu berada di lokasi jembatan berpakaian preman langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku dan membawa pelaku bersama barang bukti pengrusakan ke kantor polisi.

 

Saat dihubungi, Kepala Dinas PUPR Barito Utara M Iman Topik mengatakan sangat disayangkan fasilitas umum yang sudah dibangun oleh pemerintah, dirusak oleh oknum warga yang tak bertanggung jawab.

 

Topik mengatakan saat kejadian pengrusakan papan nama jembatan dirinya berada di sekitar Water Front City (WFC). Saat melewati jembatan dan melihat papan nama Pangulu Iban, dirinya kaget warna lampu berubah jadi putih. “Pelaku sudah diamankan polisi saat saya berada di lokasi jembatan. Dan kejadian ini juga sudah kita laporkan kepada pimpinan,” kata dia.(lna/Lsn)

 

 

image_print

Pos terkait