Rudi Hartono beserta bebera anggota DPRD Kabupaten Katingan lainnya dan Wabup Katingan Sunardi NT Litang, usai mengikuti rapat paripurna, di ruang paripurna DPRD setempat, beberapa hari yang lalu.(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Beberapa obyek wisata, baik alami maupun yang didesain oleh masyarakat setempat, khususnya di wilayah kecamatan Katingan Tengah Kabupaten Katingan perlu dipoles. Permintaan ini diungkapkan Rudi Hartono, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan kepada sejumlah media saat dihubungi melalui telpon selulernya, Minggu siang (3/1/2021) lalu.
Diantaranya obyek wisata Danau Mare, Batu Tutuk dan sejumlah obyek wisata lainnya. “Untuk memoles obyek wisata tersebut bisa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), bisa pula menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasonal (APBN),” sebut Rudi.
Pemolesan dan pengembangan obyek wisata tersebut menurutnya, erat sekali hubungannya dengan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan ekonomi masyarakat setempat. “Artinya, jika obyek wisata tersebut layak untuk dikunjungi wisatawan baik lokal maupun luar daerah, maka dampaknya akan menghasilkan PAD bagi Pemkab dan sekaligus meningkatnya perekonomian di daerah tersebut,” jelas legislator parpol berlambang pohon beringin ini.
Terkait hal ini, menurut anggota dewan asal dapil Katingan III ini, merupakan PR bagi Pemkab Katingan melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora). “Oleh karena itu, jika Pemkab belum bisa menganggarkan pemolesan sejumlah obyek wisata di daerah kita lantaran keterbatasan anggaran, Disbudparpora, harusnya bisa memohon kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pariwisata,” ujarnya.
Saat ditanya tentang perkembangan sejumlah obyek wisata di bumi Penyang Hinje Simpei ini, sejauh ini menurutnya Disbudpara setempat kurang greget untuk melakukan pengembangan dan pemolesan sejumlah obyek Wisata, khususnya di wilayah kecamatan Katingan Tengah dan Kabupaten Katingan pada umumnya. “Mudah-mudahan di tahun 2021 ini Disbudparpora setempat bisa lebih aspiratif dalam pengembangan obyek wisata di bumi Penyang Hinje Simpei ini,” harap mantan pimpinan umum Katingan Post ini. (Kas/Lsn)











