FOTO BERSAMA PENGELOLA-Plt Kadisbudparpora Barito Utara Hj Annisa Cahyawati foto bersama pengelola obye wisata Kampung Shinobi, Senin (5/10/2020).(Media Dayak/Disbudparpora Barut)
Muara Teweh, Media Dayak
Polemik terkait masalah obyek wisata baru disamping sebelah kanan Bumi Perkemahan (Buper) Panglima Batur, Desa Trahean, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara (Barut), terjawab sudah.
Ternyata itu bernama Kampung Shinobi, obyek wisata yang diinisiasi dan dikreasi oleh sembilan anak muda di Desa Trahean. Perizinan untuk obyek wisata sedang diurus melalui Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Barito Utara.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Barito Utara Hj Annisa Cahyawati, Selasa (6/10/2020) mengatakan, Kampung Shinobi merupakan hasil ide, kreasi dan pekerjaan para anak muda di Trahean.
“Itu baru berjalan dua bulan. Mereka sudah mengajukan permohonan izin. Kita, mendukung dan memproses perizinan tersebut. Jika lancar dan berkas lengkap, sekitar satu sampai dua bulan izin bisa keluar,” ujar Annisa kepada sejumlah wartawan, di ruang kerjanya.
Menurut Hj Annisa, ide, kreativitas, dan hasil pemikiran para pemuda tersebut perlu dukungan semua pihak, sehingga sektor pariwisata di Kabupaten Barito Utara makin maju dan berkembang serta bisa menarik wisatawan dari luar daerah.
Sejak polemik muncul, Disbudparpora langsung turun ke lokasi wisata Kampung Shinobi. Bimbingan terus dilakukan terhadap para pengelola dan penanggungjawab. “Respon dari pengelola Kampung Shinobi sangat positif. Kita dukung para anak muda yang berpikiran jauh ke depan. Mereka sudah siapkan semua berkas untuk perizinan, termasuk kepemilikan tanah,” ucap Annisa. (lna/Lsn)











