Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat memberikan arahan di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (17/3).(Media Dayak/Biro Adpim)
Palangka Raya, Media Dayak
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Provinsi Kalteng Tahun 2027 di Aula Jayang Tingang Lt II, Selasa (17/3).
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur menekankan pentingnya perencanaan pembangunan yang berkualitas sebagai kunci utama dalam mencapai hasil yang optimal dan berkelanjutan.
Ia menyebutkan, setiap program yang disusun harus terarah, terukur, serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.
“Perencanaan yang baik akan menentukan keberhasilan pembangunan. Karena itu, setiap program harus benar-benar disusun secara matang dan berpihak kepada masyarakat,” katanya.
Musrenbang RKPD ini menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program pembangunan antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten/kota agar berjalan sinergis dan saling mendukung.
Pemprov Kalteng sendiri mengusung tema “Peningkatan Skala Aktivitas Ekonomi Daerah dan Kualitas Tata Kelola Pemerintah”, dengan fokus pada peningkatan produktivitas, investasi, dan penguatan sektor industri.
Dalam upaya mendukung peningkatan produktivitas daerah, Pemprov Kalteng terus mendorong penguatan sumber daya manusia dan ekonomi masyarakat melalui sejumlah program strategis, seperti Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, dan program Satu Rumah Satu Sarjana.
Sementara itu, Kepala Bapperida Kalteng yang juga Plt Sekretaris Daerah, Leonard S Ampung, menjelaskan bahwa pelaksanaan Musrenbang RKPD 2027 merupakan bagian dari tahapan penting dalam penyempurnaan dokumen perencanaan pembangunan daerah.
Ia menyampaikan, forum ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan dari berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan rancangan akhir RKPD.
Selain itu, ia juga memaparkan capaian indikator makro pembangunan Kalteng serta target pembangunan tahun 2027 yang difokuskan pada pertumbuhan ekonomi, penurunan kemiskinan dan pengangguran, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara kesepakatan oleh Gubernur bersama kepala daerah se-Kalteng dan pihak terkait.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kalteng, Wakil Gubernur Edy Pratowo, para bupati dan wali kota, serta sejumlah kepala perangkat daerah. Selain itu, perwakilan dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PPN/Bappenas, dan Kementerian Keuangan RI juga mengikuti kegiatan secara daring.(Adpim/YM/AW)











