Wagub Kalteng Edy Pratowo bersama Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengunjungi stand UMKM, Selasa (13/12). (Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Dalam rangka Misi Dagang Provinsi Jawa Timur (Jatim) dan Provinsi Kalteng, Pemprov Kalteng menggelar acara Ramah Tamah (Hasupa Hasundau) bersama Gubernur Jatim beserta rombongan, bertempat di Aula Jayang Tingang Kantor Gubernur Kalteng, Selasa (13/12).
Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng Edy Pratowo mengatakan momentum ini merupakan tindak lanjut kerja sama Provinsi Jatim dan Provinsi Kalteng untuk memperlancar perekonomian di Kalteng terkait dengan UMKM, pengiriman barang dan lain sebagainya.
“Besok berita acaranya kita siapkan, apa saja yang menjadi kontrak kerja sama kita sehingga nantinya akan ada kesepakatan dengan Provinsi Jatim,” ucapnya.
Sementara itu Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyatakan Provinsi Kalteng adalah provinsi ke-29 misi dagang bagi Provinsi Jatim.
“Transaksi perdagangan antara Jatim dan Kalteng tahun 2021 kemarin tercatat 5,53 Triliun, dari jumlah itu 1 Triliun adalah pembelian Jatim ke Kalteng selebihnya pembelian Kalteng ke Jatim,” ungkapnya.
Menurut Khofifah, resiprokal trading sangat penting untuk Indonesia yang memiliki penduduk yang sudah menembus 277 juta jiwa. “Hal tersebut adalah potensial market yang luar biasa dan kekuatan ekonomi Jatim adalah perdagangan antar provinsi,” jelasnya.
Lebih lanjut Khofifah menyebut, kerja sama ini tidak semata-mata perdagangan saja, tetapi juga ada MoU antar dua perangkat daerah dari kedua provinsi serta melibatkan BUMD-BUMD terkait. “Ini bukan sekedar perdagangan, tetapi juga penguatan pelaku-pelaku usaha di kedua provinsi,” bebernya. (MMC/YM/AW)












