Ketua DPRD Barito Utara Tekankan Kompetensi dan Adaptasi ASN Usai Pelantikan Pejabat

Ketua DPRD Barito Utara Hj Mery Rukaini saat diwawancara awak media usai pelantikan pejabat eselon II, III dan IV di gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin (4/5/2026).(foto:Media Dayak)
 
Muara Teweh, Media Dayak 
 
Ketua DPRD Barito Utara, Hj. Mery Rukaini, menegaskan bahwa pentingnya kompetensi dan kemampuan adaptasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) usai menghadiri pelantikan pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
 
Pelantikan tersebut dilaksanakan di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Senin (4/5/2026), sebagai bagian dari langkah penyegaran organisasi melalui rotasi dan mutasi jabatan oleh pemerintah daerah.
 
Menurut Mery, kebijakan yang diambil oleh Bupati Barito Utara merupakan hal yang wajar dalam dinamika birokrasi, sepanjang tetap mengacu pada aturan dan mempertimbangkan kompetensi pejabat yang dilantik.
 
“Rotasi dan mutasi ini bagian dari dinamika pemerintahan. Yang penting tetap sesuai aturan dan berbasis pada kompetensi. Pak Bupati juga sudah menekankan hal tersebut,” ujarnya.
 
Ia menambahkan, penempatan pejabat sesuai dengan kemampuan dan keahlian menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja organisasi serta pelayanan kepada masyarakat.
 
Terkait adanya pejabat yang dipindahkan ke bidang baru, Mery menilai hal tersebut sebagai tantangan yang harus disikapi dengan semangat belajar.
 
“Sekarang ini kita dituntut untuk bisa beradaptasi. Tidak masalah ditempatkan di bidang baru, yang penting ada kemauan untuk belajar. Jangan malu bertanya kalau memang belum memahami tugasnya,” katanya.
 
Mery juga mengimbau seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Barito Utara agar terus meningkatkan kapasitas diri, terutama dalam menghadapi perubahan dan tuntutan kerja yang semakin kompleks.
 
“ASN harus punya semangat untuk terus belajar dan berkembang. Itu penting agar mampu menjalankan tugas secara optimal,” tegasnya.
 
Ia berharap, para pejabat yang baru dilantik dapat segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja masing-masing serta menunjukkan kinerja terbaik dalam mendukung pembangunan daerah.
 
“Yang terpenting adalah bagaimana kita bisa bekerja maksimal untuk masyarakat. Adaptasi dan peningkatan kompetensi harus menjadi prioritas,” pungkasnya.(Lna/Aw)
image_print

Pos terkait