Masyarakat Tidak Perlu Kuatir Berlebihan Tentang Virus Cacar Monyet

Fahrizal Fitri

Palangka Raya, Media Dayak

     Menanggapi kasus penyebaran virus langka cacar monyet atau monkeypox yang ditemukan di Singapura. Pemerintah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) meminta masyarakat tidak perlu kuatir yang berlebihan. 

Bacaan Lainnya

Sekertaris Daerah Provinsi Kalteng Fahrizal Fitri menyebutkan saat ini pemerintah kita sudah menyiapkan antisipasi kewaspadaan terhadap penyakit ditularkan pada manusia melalui hewan, seperti tikus atau hewan pengerat lainnya.

“Antisipasinya ya, tentunya disiapkan di jalur masuk seperti bandara dan kawasan pelabuhan, kami juga berharap Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota untuk meningkatkan kinerjanya,” urainya kepada media, Rabu (15/5).

Lebih lanjut Sekda menegaskan bahwa saat ini di Kalteng belum ada laporan yang tertular penyakit cacar monyet. “Tetapi kita tetap waspada, kita minta warga jika ada kejadian serupa segera melaporkan ke rumah sakit terdekat, untuk ditindaklanjuti,” terangnya.  

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalteng Suyuti Syamsul mengatakan cacar monyet yang disebut di Singapura tersebut, meskipun disebut cacar, namun sebetulnya berbeda dengan cacar air, dan berbeda juga dengan cacar yang dulu menyebabkan kematian besar di seluruh dunia menelan korban jiwa 5 Milyar orang yang di sebut dengan namanya smallpox.

Diungkapkannya, penularan cacar monyet berbeda dengan cacar air biasa yang menular melalui pernapasan, sehingga cepat sekali berpindah, namun beda hal dengan cacar monyet berpindah melalui pertukaran cairan sehingga risiko terjadinya penularan dari manusia ke manusia sangat terbatas.

“Sampai saat ini kita belum menerima laporan apapun tentang ada yang masuk di Indonesia. Itu belum ada ya, cuma dianggap bahwa di Batam terancam, ya mungkin karena faktor transportasi, tetapi kan orangnya sudah diisolasi, kemudian ada 20 orang kontak di Singapura itu juga diisolasi, apalagi kita sudah punya sistem di pelabuhan-pelabuhan dan bandara-bandara yang diselenggarakan oleh kantor kesehatan pelabuhan dan udara supaya menghindari orang yang sakit menular masuk,” bebernya.

Meski begitu, Dinas Kesehatan Kalteng tetap meminta masyarakat agar tetap waspada dan menjaga kebersihan.(YM)

image_print

Pos terkait