Jembatan Sei Panyu yang menghubungan antar dua desa di desa Rantau Bagkiang dan desa Tumbang Manggu.(Media Dayak/Ist)
Kasongan, Media Dayak
Masyarakat desa Rantau Bangkiang dan desa Tumbang Manggu Kecamatan Sanaman Mantikei berharap kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Perhubungan (PUPRP) setempat untuk secepatnya memperbaiki jembatan Sei Panyu yang menghubungkan antara desa Rantau Bangkiang dengan desa Tumbang Manggu.
Camat Sanaman Mantikei, Andrei Nathanael saat dikonfirmasi, Senin siang (11/10/2021), usai menghadiri rapat koordinasi pasca banjir di ruang rapat Bupati Katingan, kepada sejumlah media membenarkan permintaan masyarakat di dua kecamatan tersebut. “Karena, jembatan tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat setempat,” ujar Andrei.
Jembatan tersebut bukan hanya dibutuhkan oleh masyarakat di dua desa itu untuk menjalankan aktivitasnya saja, tapi sangat dibutuhkan pula oleh anak didik (pelajar) di desa tersebut. “Dengan begitu parahnya kerusakan jembatan tersebut, sehingga, anak didik kita saat menuju sekolah hanya menggunakan jasa getek,” terangnya.
Menggunakan getek bagi anak didik di desa tersebut menurutnya, bukan hanya mengeluarkan biaya saja setiap harinya, tapi akan sangat rentan pula resiko yang dihadapi oleh mereka. “Karena, tidak semua anak didik di desa tersebut yang sudah bisa berenang, sebagian juga ada yang belum bisa berenang,” ujarnya.
Sekedar diketahui kata Andrei, kerusakan jembatan yang panjangnya sekitar 20 meter itu disebabkan oleh air banjir yang menerjang di dua desa tersebut beberapa waktu lalu. “Bukan hanya jembatan itu saja, tapi ada pula beberapa jembatan lainnya yang juga mengalami kerusakan seperti itu,” pungkasnya. (Kas/Lsn)











