Masih Sulit Menekankan Angka Kemiskinan di Murung Raya

Bupati Mura Perdie M Yoseph didampingi Kepala Balitbangda Kabupaten Mura, Ir. Nyarutono Tunjan. (Media Dayak/Lulus Riadi)

Puruk Cahu, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Menekankan angka kemiskinan di Kabupaten Murung Raya (Mura) masih terbilang sangat sulit, hal itu disebabkan oleh maraknya pernikahan dini, sehingga angka pengangguran pun semakin melonjak.

Hal itu menjadi perhatian serius oleh Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M Yoseph serta meminta Kementrian Agama setempat untuk ikut serta membantu pemerintah untuk menekan angka pernikahan dini yang saat ini terus meningkat.

“Saya berharap agar Kemenag Mura mulai dari tahun 2020 ini hingga kedepannya ikut membantu Pemkab Mura dalam menekan angka pernikahan dini dengan melakukan sosialisasi bersama para tokoh agama,” Kata Perdie belum lama ini, Selasa, (7/1).

Menurut Perdie, pernikahan dini merupakan permasalahan sosial yang harus ditangani bersama karena setiap tahunnya terus meningkat dan berujung pada perceraian karena pemikiran yang kurang matang. 

“Pemkab Mura setiap tahunnya memberikan anggaran yang cukup besar untuk menekan angka kemiskinan. Namun, kita sadari penurunan angka kemiskinan relatif tidak bisa dilakukan yang disebabkan oleh pernikahan dini terutama bagi masyarakat di pedesaan,” tambahnya. 

Tidak hanya itu, dirinya juga berharap peran para orang tua untuk tidak memaksakan kehendak dalam menikahkan anak-anaknya yang masih berada di bawah usia 20 tahun atau belum memiliki rasa tanggung jawab terhadap pasangannya.(LUS/Lsn)

image_print

Pos terkait