Anggota DPRD Provinsi Kalteng Abdul Hafid (Media Dayak/Ist)
Palangka Raya, Media Dayak
Permasalahan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan Kalteng hingga kini dinilai belum tuntas. Anggota DPRD Kalteng, Abdul Hafid, meminta pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat pembangunan yang lebih merata.
Ia mengungkapkan, berbagai keluhan masyarakat terus diterima, terutama terkait kondisi jalan rusak, keterbatasan akses listrik, serta sulitnya memperoleh air bersih di sejumlah desa.
“Kondisi ini masih menjadi persoalan utama di desa dan tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat,” kata, Sabtu (2/5).
Menurut Hafid, keterbatasan infrastruktur tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan. Selain itu, aktivitas ekonomi masyarakat desa turut terhambat akibat minimnya dukungan infrastruktur yang memadai.
Ia menegaskan, pemerintah provinsi maupun kabupaten perlu lebih serius dalam merancang kebijakan pembangunan serta memastikan alokasi anggaran yang tepat sasaran.
“Pemerataan pembangunan harus menjadi prioritas agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan secara inklusif oleh seluruh masyarakat,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan sinergi antarinstansi, serta keterlibatan masyarakat agar pembangunan infrastruktur desa dapat berjalan optimal.
“Langkah konkret sangat dibutuhkan agar setiap program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat di lapangan,” pungkasnya.(YM/Aw)












