Malam Pembukaan Pesta Rakyat dan FBMM 2026 Pecah! Bupati Jaya Ajak Warga Rayakan HUT Gumas ke-24 dengan Semangat Budaya dan Persatuan

Kuala Kurun,Media Dayak

Gemerlap budaya, semangat kebersamaan, dan antusiasme masyarakat menyatu dalam pembukaan resmi Pesta Rakyat dan Festival Budaya Mihing Manasa (FBMM) Tahun 2026 yang digelar di Stadion Mini Kuala Kurun, Senin (15/6/2026) malam. Kegiatan yang menjadi bagian utama perayaan Hari Jadi Kabupaten Gunung Mas (Gumas) ke-24 itu secara resmi dibuka oleh Bupati Gumas, Jaya Samaya Monong.

Bacaan Lainnya

Ribuan masyarakat yang memadati lokasi acara disuguhi kemeriahan pesta rakyat dan nuansa budaya khas Dayak yang kental. Festival tahunan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat identitas budaya sekaligus mempererat persatuan masyarakat Bumi Habangkalan Penyang Karuhei Tatau.

Dalam sambutannya, Bupati Jaya mengajak seluruh peserta dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban, serta keamanan selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Ia juga berpesan kepada para peserta lomba agar menjunjung tinggi sportivitas dan semangat persaudaraan.

“Festival ini bukan hanya ajang perlombaan dan hiburan semata, tapi juga sarana mempererat tali persaudaraan, melestarikan budaya daerah, serta menumbuhkan rasa bangga terhadap Kabupaten Gunung Mas. Saya mengajak seluruh peserta untuk berlomba secara sportif dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Mari kita doakan agar seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan semua peserta selalu diberikan kesehatan,” ujar Jaya.

Pesta Rakyat dan Festival Budaya Mihing Manasa 2026 digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Kabupaten Gumas ke-24 yang diperingati pada 21 Juni 2026. Perayaan tahun ini mengusung tema “Ekonomi Tumbuh, Gunung Mas Mandiri”, yang mencerminkan komitmen pemerintah daerah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat.

Berbagai kegiatan menarik telah disiapkan untuk memeriahkan peringatan hari jadi tersebut. Mulai dari karnaval budaya yang menampilkan kekayaan tradisi lokal, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pelayanan operasi katarak, hingga sunat massal sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.

Tak hanya itu, sejumlah perlombaan bernuansa budaya dan tradisional juga menjadi daya tarik tersendiri, seperti lomba deder berpasangan, habayang, mangenta, manjawet, karungut putra dan putri, balogo, panginan sukup simpan, manyipet, lomba tari daerah, serta lomba melukis ornamen talawang.

Kemudian, kemeriahan semakin lengkap dengan pelaksanaan Zumba Party, Fun Run 5K, pemilihan Putra-Putri Pariwisata Kabupaten Gumas, Lomba Lawang Sakepeng, hingga kegiatan rohani Gunung Mas Bermazmur yang melibatkan berbagai elemen masyarakat.

Melalui Pesta Rakyat dan FBMM 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gumas berharap budaya lokal tetap lestari, sektor ekonomi masyarakat semakin bergeliat, serta semangat kebersamaan terus tumbuh seiring perjalanan Kabupaten Gumas menuju daerah yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Sementara itu, Ketua Panitia Pesta Rakyat dan FBMM Tahun 2026, Baryen, dalam laporannya menegaskan bahwa penyelenggaraan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Gumas  untuk mewujudkan masyarakat yang mandiri, kreatif, dan berdaya saing di tengah dinamika pembangunan yang terus berkembang.

Menurutnya, Pesta Rakyat dan FBMM tidak hanya menjadi ajang hiburan semata,tapi juga berperan strategis sebagai wadah pelestarian kekayaan budaya daerah yang diwariskan secara turun-temurun. Berbagai seni tradisional, keterampilan masyarakat, serta ragam budaya lokal akan ditampilkan sebagai bentuk upaya menjaga identitas dan kearifan lokal Kabupaten Gunung Mas agar tetap hidup dan dikenal oleh generasi masa kini maupun mendatang.

Lebih dari itu, kegiatan ini juga menjadi etalase besar bagi para pelaku usaha untuk memperkenalkan beragam produk unggulan dan inovasi kreatif hasil karya masyarakat. Mulai dari pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) hingga kalangan dunia usaha swasta diberikan ruang untuk memamerkan produk, memperluas jaringan pemasaran, serta meningkatkan daya saing ekonomi daerah.

“Melalui Pesta Rakyat dan FBMM 2026, kami ingin menghadirkan sebuah momentum yang tidak hanya memperkuat kecintaan terhadap budaya lokal, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” ujar Baryen.

Kegiatan ini diharapkan mampu menjadi magnet yang mempertemukan budaya, kreativitas, dan potensi ekonomi daerah dalam satu perhelatan besar yang membanggakan, sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Gumas sebagai daerah yang kaya budaya, inovatif, dan siap bersaing di tingkat yang lebih luas.

Pembukaan Pesta Rakyat dan FBMM 2026 dihadiri Wabup Efrensia L P Umbing dan suami D K Mandarana,Ketua TP PKK Ny.Mimie Mariatie Jaya Samaya Monong,unsur Forkopimda,Sekda Gumas Richard,kepala OPD dan undangan lainnya.(Nov/Lsn)

 

 

 

 

image_print

Pos terkait