Foto : Jainudin Karim
Palangka Raya, Media Dayak
DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) menekankan agar kasus Stunting bisa menjadi perhatian serius bagi Pemerintah khususnya Dinas/Instansi terkait, mulai dari penanganan sampai pencegahan, sehingga angka stunting di Bumi Tambun Bungai ini dapat ditekan semaksimal mungkin.
Menurut anggota DPRD Kalteng Jainudin Karim, penanganan stunting ini sudah menjadi hal yang ditekankan oleh pemerintah pusat, sehingga pemerintah daerah mesti menindaklanjutinya dengan melakukan langkah-langkah yang strategis.
“Penanganan agar anak-anak di Kalteng tidak lagi mengalami stunting sebenarnya salah satu cara menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang sehat dan unggul,”Ucap Jainudin Karim, saat diwawancarai Dayak Pos, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Senin (2/12).
Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) II, meliputi Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) dan Seruyan ini juga mengatakan, anak yang mengalami stunting memang tidak terlihat dampaknya saat itu juga, tapi setelah remaja dan dewasa baru terlihat. Inilah yang perlu ditekan, karena tentu hal tersebut dianggap sangat memengaruhi generasi penerus.
“Stunting bisa saja membuat seorang anak lemah psikomotorik terhambat, kesulitan menguasai berbagai ilmu yang dipelajari, mudah terkena penyakit degeneratif atau penyakit yang terus menerus datang seiring bertambahnya usia. Intinya semua itu berpengaruh terhadap SDM kita. Artinya, kalau tidak serius dalam menangani stunting maka akan dapat membuat masalah di masa yang akan datang,” Ujar anggota Komisi II, yang membidangi Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) ini.
Selain itu, sambungnya, dorongan agar serius dalam menekan stuting ini karena berdasarkan data Dinas Kesehatan Kalteng, semua kabupaten dan kota di provinsi ini tidak ada yang terbebas dari stunting. Bahkan angka rata-rata tiap kabupaten dan kota di atas 22-34 persen dari jumlah anak yang ada wilayah setempat mengalami stunting.
“Tentunya kita merasa prihatin dengan masih tingginya angka stunting di provinsi ini. Maka dari itu, program yang berkenaan dengan penanganan stunting ini harus betul-betul dimaksimalkan oleh pemerintah, karena Pencegahan dan pengendalian stunting itu merupakan investasi jangka panjang yang hasilnya pasti menguntungkan pembangunan daerah di masa mendatang,” Pungkas Politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini.













