KPU Gelar Rakor bersama Pemkab Barut Terkait Pemilu 2019

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

\Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersama pemerintah kabupaten Barito Utara (Pemkab) serta instansi terkait tentang pelaksanaan pemilihan umum (Pemilu) tahun 2019 di Ball Room Armani Hotel, Selasa (22/1).

Rakor tersebut dihadiri Wakil Bupati, Sugianto Panala Putra, Ketua DPRD, Set Enus Y Mebas, unsur FKPD, beberapa kepala perangkat daerah, Ketua PN Muara Teweh, Ketua PA Muara Teweh Ketua dan anggota KPU, Ketua Bawaslu, Camat se Barito Utara dan undangan lainnya.

Bupati Barito Utara dalam sambutan tertulisnya disampaikan Wabup, Sugiantop Panala Putra mengatakan, bahwa sistem pemilu tahun 2019 yang akan dilaksanakan ini adalah satu hal yang sangat berbeda dibandingkan dengan sistem atau pelaksanaan pemilu-pemilu yang telah lalu.

“Sistem pemilu yang kita laksanakan pada tahun 2019 ini adalah dengan sistem pemilu serentak, yaitu merupakan sarana kedaulatan rakyat untuk memilih anggota DPR RI, Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Presiden dan Wakil Presiden dan untuk memilih anggota DPRD yang dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil dalam NKRI dan UUD 1945,” katanya.

Dikatakannya, kurang lebih 86 hari lagi, tepatnya hari Rabu tanggal 17 April 2019 ditetapkan sebagai Hari “Pencoblosan”.

“Itu artinya mengisyaratkan kepada para penyelenggara dan kita semua selaku pemangku kepentingan (stakeholder) untuk melihat sejauhmana kesiapan dalam pelaksanaan pemilu, baik dari segi kelembagaan, dari sisi teknis penyelenggaraan dari kesiapan logistik dari sisi keamanan dan dari tata kelola administrasi dan lainnya,” tegas Wabup membacakan sambutan bupati.

Menurutnya, momentum kegiatan Rakor ini lah salah satu sarana atau ruang untuk saling mendiskusikan, saling mengevaluasi dan saling mengingatkan satu sama lain dengan yang lainnya terhadap tugas dan tanggung jawab kita masing-masing.

 “Terlebih lagi menurut informasi yang saya dapatkan, bahwa target secara nasional untuk tingkat partisipasi masyarakt pemilih yang menggunakan hak pilihnya ada di angka 78 persen, bahkan saya berharap untuk Barito Utara tingkat partisifasi masyarakat yang menggunakan hak pilih bisa melebihi target nasional,” pinta Wabup, Sugianto Panala Putra.

Meskipun katanya, untuk mencapai target yang demikian bukanlah hal yang mudah, hal itu semua membutuhkan kerja keras, soliditas, integritas dari semua komponen penyelenggara, struktur dan kultur masyarakat serta wilayah yang cukup luas dengan jumlah penduduk atau pemilih yang tersebar di desa-desa merupakan bagian yang menjadi fokus untuk kita perhatikan.

Sebelumnya, Ketua KPU Barito Utara H Malik Mulyawan mengatakan tujuan dari rakor ini yaitu dilandasi dengan harapan dan semangat serta memberikan pesan moral kepada kita semua untuk saling mencermati, mengevaluasi, mengkoordinasi, mengkomunikasi segala pekerjaan dan persoalan atau hambatan maupun tantangan dalam penyelenggaraan Pemilu 2019 di daerah ini.

“Sehingga semua para pemangku kepentingan (stakeholder) dapat lebih terintegrasi, terkordinasi dan lebih bersinergi dalam perannya masing-masing,” kata Ketua KPU Barito Utara. (lna)

 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *