Komisi II DPRD Kabupaten Banjar Kunjungi Dinas KKP Barut

KUNJUNGAN KOMISI II DPRD KABUPATEN BANJAR-Plt Kadis Ketahanan Pangan dan Perikanan Barito Utara Ir Sugeng saat menerima kunjungan Ketua dan Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar di ruang kerjanya, Jumat (27/11/2020).(Media Dayak: Lana/Rsn)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Komisi II DPRD Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) mengunjungi Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Barito Utara (DKPP Barut), Jumat (27/11/2020).

                Rombongan DPRD Kabupaten Banjar yang berjumlah 6 (enam) orang ini diterima Plt Kadis KPP Ir Sugeng. Dalam kunjungan di Dinas KPP ini mereka akan kaji tiru terkait budidaya ikan lokal dalam rangka meningkatkan retribusi daerah.

                Plt. Kepala Dinas KPP Barito Utara, Ir Sugeng, menyampaikan, ucapan terima kasih atas kedatangan anggota Komisi II DPRD Kabupaten Banjar yang sudah datang berkunjung ke Dinas KPP diantaranya balai benih ikan yang ada di Barito Utara.

                “Tadi sudah saya sampaikan, balai benih kita itu ada dua dan ditambah lagi satu instalasi dan produksi benihnya mencapai 600 ribu ekor serta secara keseluruhan ditambah dengan delapan UPR kita produksi benih kita mencapai 2 juta benih, ini yang sangat menggembirakan sekali,” kata Sugeng.

                Dikatakannya, dengan ditunjang kondisi alam yang sangat memungkinkan, terutama dengan air pegunungan yang bisa menyuplai air ke DAM diantaranya DAM Trinsing dan DAM Trahean serta danau Butong.

                “Dengan adanya DAM-DAM serta danau inilah yang dapat menyuplai air sehingga dapat menghasilkan produksi ikan mencapai 7 ribu ton,” katanya.

                Sugeng juga menyampaikan dari program ketahanan pangan dari kelompok tani dengan jumlah 56 kelompok tani ini yang memberikan inovator terhadap masyarakat di Kabupaten Barito Utara.

                “Dengan jumlah penduduk 156 ribu perlu dengan adanya sayur mayur, buah-buahan, perlu adanya ikan dan perlu adanya komodoti pertanian,” kata dia.

                Dan lagi katanya untuk tanaman jangung hasil produksinya hampir 100 ribu ton di tahun 2019 yang di jual lansung ke Pelaihari Kalsel.

                “Apabila kawan-kawan dari Kalsel yang akan belajar tentang budidaya jangung yang ada di lahan kering Barito Utara siap akan memberikan edukasi atau pun informasi-informasi yang terkait dengan budidaya tanaman jagung ini,” ucapnya.

                Sementara Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Banjar H Pribadi Heru Jaya mengatakan, pada hari ini kami dari DPRD Kabupaten Banjar melaksanakan studi banding ke Dinas KPP Kabupaten Barito Utara terkait dengan ketahanan pangan dan perikanan di saat pandemi Covid-19 ini.

                “Tadi sudah dijelaskan panjang lebar oleh Kadis KPP Barito Utara bahwa Muara Teweh sudah bisa memproduksi sendiri sampai 2 juta ekor/tahun,” katanya.

                Selain itu juga, kata Heru panggilan akrabnya, DKPP Barito Utara ini sudah memproduksi hasil budidaya ikan sampai 7 ribu ton. “Dan ini hasil yang luar biasa karena daya dukung perikanan dengan sungai-sungai yang panjang serta dengan daerah-daerah pegunungan yang dijadikan untuk kolam juga panjang,” kata Ketua Komisi II  DPRD Banjar ini.

                Kedepannya kata Heru kita akan belajar dengan budidaya ikan pegunungan yang sekarang sedang berkembang. “Dan untuk ketahanan pangan disini tidak terdampak, dan yang kita pikirkan sekarang adalah ekonomi yang di bawah, dan untuk petani jagungnya pun juga sudah propesional,”imbuhnya.

                Ketua Komisi II DPRD Banjar menambahkan, terkait dengan tanaman jangung kedepannya kita akan memperdalam lagi masalah tamanan jangung ini dari Kabupaten Barito Utara.(Lna/Rsn)

 

 

 

image_print

Pos terkait