Sampit, Media Dayak
Berkenaan dengan usulan Reperda Penyelenggaraan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah yang disampaikan oleh pemerintah Kotawaringin Timur (Kotim), Fraksi Golkar DPRD Kotim berharap nantinya hal ini dapat membantu warga yang kesusahan.
Anggota Fraksi Golkar Riskon Fabiansyah mengatakan, secara filosofis penyelenggaraan cadangan pangan pemerintah daerah sebagai upaya pemerintah daerah untuk melakukan managemen pangan terutama ketika terjadi krisis pangan, bencana alam, kemiskinan, dan keadaan darurat lainnya.”Cadangan pangan sangat penting karena perubahan iklim global menyebabkan kondisi iklim tidak menentu dan dapat menimbulkan bencana alam, banjir, kekeringan dan sebagainya. Sehingga menuntut manajemen cadangan pangan yang efektif dan efisien,” katanya.
Menurutnya, melalui kebijakan cadangan pangan pemerintah daerah, bisa memberikan bantuan ke masyarakat tanpa menunggu bantuan pusat atau daerah lainnya sehingga warga yang kekurangan pangan dalam kondisi darurat dapat terpenuhi kebutuhan pangannya.”Untuk itulah melihat urgensinya Raperda Penyelenggraan Cadangan Pangan menjadi.
keniscayaan yang harus dilakukan. Sehingga, pemerintah daerah mempunyai landasan hokum yang kuat dalam mengembangkan sistem informasi cadangan pangan, infrastruktur penyimpanan, dan sistem pengelolaan cadangan pangan,” jelasnya.
Untuk menjaga jumlah cadangan pangan per tahunnya lanjutnya, sesuai PP 17 tahun 2015, pemerintah daerah harus mengatur pengelolaannya melalui perda, sedangkan penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab instansi yang menangani ketahanan pangan secara mandiri atau bekerja sama dengan badan usaha milik negara/daerah di bidang pangan.
“Sekedar menjadi catatan saja, keberadaan cadangan pangan di daerah, pemerintah daerah tidak hanya perlu membentuk cadangan pangan semata tetapi juga pemerintah daerah Kotim harus dapat menjamin keberlangsungan pengelolaannya, sehingga jika terjadi kondisi krisis atau darurat seperti bencana dan musibah yang berdampak pada kondisi kerawanan pangan, bantuan pangan dapat secepatnya disalurkan untuk menolong warga yang kekurangan pangan. (Em/Lsn)












