Kerukunan Antar Umat Beragama di Katingan Berjalan Baik

module: a; hw-remosaic: 0; touch: (-1.0, -1.0); modeInfo: ; sceneMode: Night; cct_value: 0; AI_Scene: (-1, -1); aec_lux: 54.0; hist255: 0.0; hist252~255: 0.0; hist0~25: 0.0;

Kepala kantor Kemenag Kabupaten Katingan, H Ardiansyah

Kasongan, Media Dayak

Bacaan Lainnya

20 Juli 2024 mendatang, Kabupaten Katingan genap berusia 22 tahun dan kerukunan antar umat beragama tetap berjalan baik dan kondusif. Demikian kata Kepala kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Katingan, H Ardiansyah kepada sejumlah awak media, Kamis pagi (11/7), di ruang kerjanya.

Hal ini menurut H Ardiansyah, dibuktikan saat dirinya diamanahkan oleh kepala Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah (Kemenag) untuk membantu jalannya roda Pemerintahan Kabupaten Katingan. Khususnya di bidang keagamaan. “Meskipun baru 9 bulan bertugas di Kabupaten Katingan ini, namun sudah semua wilayah Kecamatan pernah saya kunjungi,” kata H Ardiansyah.

Diantara sejumlah materi yang dikunjungi tersebut menurutnya, disamping terkait masalah penugasan kantor Kemenag, juga terkait siraman rohani, penyuluhan, mendampingi kepala daerah setempat dalam safari Ramadhan, safari Natal dan safari Dharmasanti serta berbagai jenis kegiatan keagamaan lainnya. 

Dengan berbagai kunjungan di 13 wilayah Kecamatan di Kabupaten Katingan tersebut menurutnya dapat diketahui perkembangan pembangunan di masing-masing wilayah Kecamatan. “Bukan hanya perkembangan pembangunan infrastruktur saja, melainkan juga perkembangan pembangunan di bidang keagamaan (religi),” terangnya.

Khusus di bidang keagamaan menurutnya, meskipun di Kabupaten Katingan ini beragam suku, adat, budaya, ras dan agama, namun masyarakatnya sangat rukun dan sangat toleransi serta saling hormat menghormati antar sesama agama dan antar agama satu dengan agama lainnya. “Sehingga, sampai usia ke 22 tahun Kabupaten Katingan ini, kerukunan antar umat beragama tetap terjaga, terjalin dengan mesra, rukun dan damai,” akunya.

Jika diukur dengan usia manusia, maka usia Kabupaten Katingan ini menurutnya bisa dikatakan dewasa. Karena sudah berusia 22 tahun. Sebagaimana usia orang dewasa, pikirannya pun tentu sudah dewasa juga. “Sehingga, saya yakin dalam bertindak tentu sudah mapan pula,” tuturnya, seraya berharap ke depannya Katingan tetap dalam keadaan aman, damai dan kondusif. (Kas/Aw)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait