Kadis TPHP Provinsi Kalteng Sambut Kunker Tim Kebijakan Fiskal Kemenkeu Dalam Rangka Kajian Program Food Estate

 
Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng Sunarti saat melakukan pertemuan dengan Tim Kebijakan Fiskal Kemenkeu, Rabu (7/9/2022).(Media Dayak/MMC Kalteng)
Palangka Raya, Media Dayak
Dalam rangka penyusunan Kajian Prioritas Nasional tahun 2022 mengenai kebijakan perpajakan dalam mendukung peningkatan ketahanan pangan di Indonesia yang dilakukan melalui program food estate, rombongan Tim Kunker Badan Kebijakan Fiskal Kementerian Keuangan melakukan identifikasi dan pengumpulan informasi dari seluruh pihak terkait program food estate.
 
Tim Kunker mengunjungi Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan (TPHP) Provinsi Kalteng yang diterima langsung oleh Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng Sunarti, bertempat di Ruang Pertemuan Dinas TPHP Provinsi Kalteng, Rabu (7/9/2022).
 
Ketua Tim Kunker Rudi Handoko dalam arahannya mengatakan, program food estate sebagai proyek strategis nasional (PSN) 2020-2024 merupakan program prioritas nasional bagi Indonesia dalam menghadapi permasalahan dan tantangan di bidang pertanian dan ketahanan pangan seperti gangguan supply bahan pangan, penurunan permintaan produk pertanian,ancaman krisis pangan, dan pembatasan dalam lapangan produksi.
 
“Program food estate atau Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) ini mempunyai kelebihan dan kekurangan. Salah satu hambatan dalam implementasi program yakni tata niaga output program terkait perpajakan atau fiskal/nonfiskal sehingga perlu adanya analisis kebijakan dari Pemerintah untuk mengkaji keberlangsungan program apakah sudah cukup mendukung atau belum mendukung kesinambungan program,” kata Rudi.
 
Sementara itu, Kepala Dinas TPHP Provinsi Kalteng Sunarti menyampaikan, bahwa kunjungan ini lebih difokuskan untuk berdiskusi soal pendalaman materi sehubungan dengan peran Dinas TPHP dalam mendukung pengembangan program food estate di Provinsi Kalteng.
 
Sunarti menjelaskan, program food estate di Kabupaten Pulang Pisau sejak tahun 2020 hingga tahun 2022 sudah memberikan dampak yang positif bagi masyarakat setempat. Perkembangan infrastruktur, prasarana dan sarana pertanian dalam dua tahun terakhir berpengaruh terhadap peningkatan luas tanam padi, pengembangan petani produsen benih tanaman padi (P3BTP) serta peningkatan pemanfaatan alsintan pascapanen berbasis korporasi.
 
“Kami siap melakukan pendampingan ke lokasi kawasan food estate Pulang Pisau sesuai dengan target kajian tim kebijakan fiskal terhadap program food estate di Kalteng serta sekalian dapat melihat hamparan pertanaman, diskusi dengan Poktan/Gapoktan Food Estate, berkunjung ke  lokasi perbenihan P3BTP dan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu berbasis korporasi di Desa Belanti Siam. Semoga kajian ini bermanfaat bagi Tim penyusun program prioritas Nasional,” tutupnya.(MMC/Ytm/Lsn)
 
 
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait