Jelang Nataru, Jaya dan Forkopimda Tinjau SPBU dan Agen LPG serta Pantau Kebutuhan Pokok Masyarakat

Bupati Gumas Jaya Samaya Monong bersama jajaran Forkopimda, Sekda Gumas Richard, turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan energi dan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan terkendali, Senin (15/12/2025).(Media Dayak/Novri JKH)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), Bupati Gunung Mas (Gumas) Jaya Samaya Monong bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekda Gumas Richard, turun langsung ke lapangan untuk memastikan ketersediaan energi dan kebutuhan pokok masyarakat tetap aman dan terkendali.

Peninjauan yang dilakukan Senin (15/12/2025) menyasar sejumlah titik strategis di Kota Kuala Kurun, di antaranya SPBU  Pertamina Kuala Kurun dan Agen LPG 3 kilogram yang dikelola PT Bumi Indah Anugerah di Jalan Brigjen Katamso. Lokasi tersebut dipilih karena memiliki peran vital dalam mendukung aktivitas masyarakat, terutama meningkatnya mobilitas dan konsumsi menjelang Nataru.

Dalam kegiatan itu, Bupati Jaya didampingi unsur Forkopimda,yakni Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo dan Dandim 1018/Gumas Letkol Inf Akhmad Rahmatullah serta OPD terkait.

Pantauan mediadayak.id, rombongan mengecek langsung stok BBM, distribusi LPG, hingga mekanisme penyaluran agar tepat sasaran. Jaya juga menyempatkan diri berdialog dengan pengelola SPBU, pemilik pangkalan LPG, pedagang kebutuhan pokoh masyarakat, serta sejumlah warga guna mendengar langsung kondisi di lapangan.

Kepada mediadayak.id, Jaya menyebut peninjauan  dilakukan untuk memastikan tidak terjadi kelangkaan, penimbunan, maupun lonjakan harga yang dapat merugikan masyarakat jelang Nataru.

Jaya menegaskan Pemkab Gumas berkomitmen menjaga stabilitas pasokan dan harga, khususnya bahan bakar, LPG, dan kebutuhan pokok lainnya, agar masyarakat dapat merayakan Nataru dengan aman, nyaman, dan penuh sukacita.

“Kami [Pemkab Gumas bersama Forkopimda] hadir untuk memastikan semuanya berjalan normal. Stok BBM dan LPG harus aman, distribusi lancar, dan harga kebutuhan pokok tetap terkendali. Jangan sampai ada pihak-pihak yang memanfaatkan momentum Nataru untuk kepentingan pribadi ataupun kelompok,” tegas Jaya usai peninjauan.

Jaya menjelaskan, kebutuhan pokok masyarakat jelang Nataru tersedia dengan aman untuk enam bulan kedepan. Stok BBM dan LPJ juga aman. Daging ayam, harga dan stok relatif aman.Bawang merah dan cabe mengalami kenaikan harga namun tetap terkendali.

“Kami mengimbau pedagang tidak menaikkan harga diatas standar yang sudah ditetapkan pemerintah, bahkan tidak menimbun kebutuhan pokok masyarakat jelang Nataru. Masyarakat juga kita minta tetap tenang, tidak panik, karena stok kebutuhan pokok masyarakat, BBM dan LPJ tersedia dengan aman,” ujar Jaya.

Jaya berharap sinergi antara pemerintah, aparat, dan pelaku usaha dapat terus terjaga. Dengan pengawasan langsung di lapangan, potensi gangguan distribusi dapat dicegah sejak dini, sehingga stabilitas ekonomi daerah tetap terjaga dan masyarakat dapat menyambut Nataru dengan rasa tenang, aman, dan penuh harapan. (Nov/Aw)

image_print

Pos terkait