Setelah diatur oleh Satlantas Polres Katingan, dalam beberapa puluh menit kemudian, akhirnya semua kendaraan bisa terurai dan berjalan lancar.(Media Dayak/ Ist)
Kasongan, Media Dayak
Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Jalan Tjilik Riwut KM 18 Kereng Pangi Desa Hampalit Kecamatan Katingan Hilir Kabupaten Katingan arah Sampit Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sempat mengalami kemacetan beberapa puluh menit, Kamis petang (4/8/2022).
Kemacetan tersebut, lantaran di tempat tersebut terdapat beberapa titik jalan yang mengalami kerusakan atau berlobang. Yaitu aspal jalannya terkoyak dengan kedalaman antara 10 centimeter hingga 25 centimeter dengan lebar yang bervariasi, ditambah pula masuknya genangan air hujan yang tergenang di dalam lubang jalan yang terkoyak aspalnya itu.
Menurut salah seorang warga Kereng Pangi, yang tidak mau disebutkan identitasnya, kemacetan tersebut memang lantaran terkoyaknya aspal di beberapa jalan tersebut. Sehingga mengakibatkan menumpuknya puluhan kendaraan roda empat dan ratusan kendaraan roda dua di sekitar KM 18, yang kwsemuanya itu harus bertahan dan bersabar untuk melewatinya. Baik yang datang dari Sampit menuju perjalanan ke Kasongan maupun sebaliknya. “Demi keselamatan pengendara, untuk melewatinya terpaksa bergantian. Ini semua untuk menghindari kecelakaan akibat lubang tersebut,” katanya.
Di tempat terpisah, Kapolres Katingan AKBP Paulus Sonny Bhakti Wibowo melalui Kasat Lantas setempat Iptu Olin saat dikonfirmasi, kepada sejumlah awak media membenarkan hal tersebut. “Oleh karena itu, kami bersama anggota Satlantas langsung turun ke tempat tersebut,” kata Olin.
Sesampainya di tempat tersebut, kami Satlantas, lanjutnya, disamping mengatur lalulintas semua kendaraan yang lewat, juga melakukan himbauan-himbauan kepada semua pengendara yang melewati di tempat tersebut agar berhati-hati dan bersabar. “Sehingga, jalan tersebut bisa dilewati dengan lancar dan selamat,” ujarnya
Intinya, dalam beberapa puluh menit kemudian, alur lalu lintas di Jalan Tjilik Riwut tersebut sudah lancar dan normal kembali. Meskipun alur lalulintasnya sudah kembali normal, namun pengendara yang melintas di sekitar Jalan Tjilik Riwut KM 18 itu harus tetap berhati-hati. “Ini semua, demi kelancaran mobilitas dan demi keselamatan kita juga. Selamat di jalan dan selamat juga sampai ketujuan,” harapnya. (Kas/ Lsn)











