Hadapi Corona Tidak Perlu Panik

Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan Yuas Elko, didampingi Yudo Herlambang BI saat gelar pers release bulanan TPID Kalteng, Selasa (3/3). (Media Dayak Yanting)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) minta masyarakat tidak panik terkait masuknya virus corona di tanah air, yang diumumkan Presiden pada Senin 2 Maret 2020.

Permintaan tersebut disampaikan Staf Ahli Gubernur Bidang Ekonomi Keuangan Yuas Elko, didampingi Yudo Herlambang dari Bank Indonesia (BI), saat gelar pers release bulanan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kalteng, Selasa (3/3). 

“Tak perlu melakukan aksi borong kebutuhan pokok, pemerintah akan terus memantau pergerakan harga barang terkait virus corona dan menjelang bulan ramadhan agar aman dan terkendali,” tegas Yuas Ello.

Pihaknya menyebut, saat stok berbagai bahan pokok tersedia cukup di daerah ini. Meski diakui gula sedikit mengalami kekosongan, hingga harganya tingkat eceran telah mencapai Rp 15.900 perkilogram. 

“Persoalannya kini memasuki lelang gula, namun belum terlaksana, karena harga terlalu tinggi opsi lain akan diupayakan import,” kata Yudo Herlambang saat mendampingi Yuas Elko.

Terkait inflasi bulan Februari, diakui berada pada kisaran 0,59 persen dinilai masih terkendali, di Kalimantan, Kalteng berada di nomor dua tertinggi setelah Kalbar, dan masih dibawah inflasi nasional yang mencapai 2,98 persen. 

Yudo menyebut, penyebab inflasi di Kalteng, khususnya harga ayam ras yang naik, karena adanya acara haul guru sakumpul di Martapura, yang banyak memerlukan ayam, sehingga suplay ke Kalteng kurang.

“Ikan gabus juga jadi andil inflasi, karena selama ini hanya andalkan tangkapan agak susah didapat, dan budidayanya belum berhasil. Yang juga ikut pengaruhi inflasu karena cuaca hujab, bawang putih seharga Rp 45.500 stabil tinggi. Prospek ke depan administrated cukai rokok naik otomatis, di Bulog ada 6.000 ton beras medium, cukup 7 bulan, daging kerbau 23,2 ton,” pungkasnya.(Ytm/Lsn)

.

image_print

Pos terkait