Gubernur Siapkan Dapur Umum Untuk Petugas Di Posko Perbatasan

Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng Gubernur Kalteng H Sugianto (Media Dayak/Hms Prov)

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) corona virus disease 2019 (covid-19) Provinsi Kalteng memberikan dukungan kepada tim gabungan yang bertugas di Posko Perbatasan dalam upaya membantu penanganan dan mencegah penularan covid-19 di daerah ini.

Bentuk kepedulian tersebut, antara lain diwujudkan orang nomor satu di bumi Tambun Bungai ini dengan menyiapkan dapur umum bagi para petugas di Pos Perbatasan Kapuas–Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Pos Perbatasan Barito Timur (Bartim)–Kalsel. Dapur umum mulai dioperasikan hari pada Minggu 31 Mei 2010, hingga keadaan normal kembali.

Dapur Umum yang di buat Gubernur Kalteng H.Sugianto Sabran selaku Ketua Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 untuk petugas di posko perbatasan, Minggu (31/5). (Media Dayak/Hms Prov)

Personil gabunganpun dilibatkan dalam operasional dapur umum ini, antara lain personil dari TNI/Polri, BPBD, Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, dan Dinas Kesehatan, baik dari Provinsi maupun dari Kabupaten Kapuas dan Bartim.

Gubernur Sugianto menilai tugas dan tanggung jawab para petugas di pos-pos perbatasan ini tidaklah mudah, terlebih saat ini, di mana angka positif covid-19 di provinsi tetangga yang meningkat cukup signifikan sehingga arus keluar masuk di perbatasan Kalteng perlu diperketat penjagaannya.

“Kita tetap mewaspadai kondisi mencemaskan yang terjadi di berbagai wilayah termasuk provinsi yang berbatasan dengan Kalteng. Untuk itu, demi kebaikan, kesehatan, dan keselamatan seluruh rakyat Kalteng, saya meminta kita semua untuk membatasi diri dengan tidak berkunjung ke luar wilayah provinsi tetangga dulu untuk sementara dulu,” tegas Gubernur Sugianto, Minggu (31/5).

Saya juga harus tegas untuk sangat membatasi dan mengawasi kedatangan orang dari provinsi lain, katanya melanjutkan, kecuali berupa gerakan perekonomian untuk kebutuhan vital, logistik, dan Sembako.

“Pembatasan ini semata-mata untuk  memutus rantai penularan pandemi corona virus ini,” jelasnya.

Sementara itu, kegiatan di lapangan dimonitor langsung oleh Ketua Harian Gugus Tugas percepatan penanganan covid-19 Kalteng Darliansjah selaku koordinator, berdasarkan arahan dan petunjuk Ketua Gugus Tugas covid-19 Kalteng.(Hms/Ytm/Lsn)

image_print

Pos terkait