Gubernur Kembali Tegaskan Covid-19 Bukan Konspirasi Ataupun Rekayasa

 Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng Gubernur Sugianto Sabran. (Media Dayak/Hms Prov).

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran selaku Ketua Satuan Tugas (satgas) Penanganan Covid-19 Kalteng melalui tim komunikasi publik satgas menegaskan covid-19 di Kalteng bukan konspirasi atau rekayasa, tetapi ancaman nyata.

“Ibarat kata, covid sebagai malaikat pencabut nyawa karena korban yang terkonfirmasi positif di Kalteng sampai dengan saat ini telah mencapai 2.000 kasus,” kata dr Astrid Theresa dari tim komunikasi publik satgas penanganan covid-19 Kalteng mewakili Gubernur Sugianto Sabran saat gelar press rilis perkembangan terbaru covid-19 di Kalteng, Selasa (11/8/2020).

Gubernur menyebut, tidak ada seorang pun yang tahu kapan pandemi covid-19 akan berakhir. meski saat ini vaksin sedang diproses, itu tidak akan bisa didapatkan secara cepat karena jumlahnya juga sangat-sangat terbatas.

“Gubernur Sugianto menuturkan upaya yang dapat dilakukan saat ini adalah melindungi kelompok yang rentan atau dapat dikatakan  mereka yang berusia di atas 60 tahun, karena 85% angka kematian adalah mereka yang berusia di atas 50 tahun dan memiliki penyakit bawaan atau komorbid yang paling beresiko seperti hipertensi, diabet, jantung, asma, kanker, ginjal, dan beberapa penyakit penyerta lainnya,” terang dr Astrid Theresa.

Sehingga apabila kita mampu melindungi kelompok rentan ini, lanjutnya maka paling tidak kita bisa memberikan perlindungan 85% bagi warga masyarakat Kalteng.

“Termasuk juga upaya yang lebih serius yang diberikan kepada seluruh kepala dinas kesehatan baik di tingkat kabupaten/kota untuk mampu memberikan perlindungan kepada para dokter, para perawat, serta para tenaga kesehatan lainnya,” pungkasnya juru bicara tim komunikasi publik satgas penanganan covid-19 Kalteng mewakili Gubernur Sugianto Sabran (Ytm/Lsn).

image_print

Pos terkait