Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kalteng Gubernur Sugianto Sabran. (Media Dayak/Hms Prov)
Palangka Raya, Media Dayak
Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran selaku Ketua Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalteng melalui tim komunikasi mengingatkan kembali arahan dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Pusat yang disampaikan oleh Prof. Wiku Adisasmito tentang jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020.
“Satgas Penanganan Covid-19 Pusat meminta pemerintah daerah (Pemda) agar memperketat aktivitas politik di daerahnya yang melibatkan massa,” kata Rita Juliawaty dari tim komunikasi publik mewakili Gubernur Sugianto saat gelar press rilis perkembangan terbaru covid-19 di Kalteng, Jum’at (11/9/2020).
Dalam pelaksanaan Pilkada, perlu memperhatikan perkembangan kasus covid-19 dan penanganannya di seluruh daerah yang berpartisipasi dalam Pilkada ini. “Selama mengikuti proses Pilkada, Gubernur Sugianto menegaskan bakal calon Pilkada harus menerapkan Implementasi Protokol Kesehatan dengan Ketat Menuju Pemilihan Serentak yang Aman dan Bebas Covid-19,” tegas Gubernur melalui lirisnya.
Pertama, diingatkan, bakal calon pasangan harus melakukan tes PCR dan dilarang melakukan kontak fisik selama proses seleksi. Lalu yang kedua, metode kampanye yang diperbolehkan diantaranya boleh melakukan pertemuan terbatas dengan jaga jarak satu meter.
“Juga disarankan menggunakan media online, debat publik atau debat terbuka antar pasangan calon dilaksanakan di studio lembaga penyiaran, maksimal dihadiri 50 orang dengan jaga jarak satu meter.
Untuk bahan kampanye disarankan berbentuk alat pelindung diri seperti masker, sarung tangan, Face Shield atau hand sanitizer,” paparnya. Atau, tambahnya, kegiatan lain yang diperbolehkan perundang-undangan yang berlaku dengan menerapkan protokol ketat dan berkoordinasi dengan Satgas daerah.
“Setiap bakal calon pilkada mengikuti aturan yang ada. Jika ingin melakukan jenis kampanye diluar aturan, diharuskan berkoordinasi dengan satgas daerah atau dinas kesehatan atau puskesmas setempat,” pungkas juru bicara tim komunikasi publik mewakili Gubernur Sugianto Sabran. (Ytm/Lsn)












