Gubernur Dorong Transformasi Birokrasi, Perkuat Kinerja Pejabat Struktural Pemprov Kalteng

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran saat memberikan arahan di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (18/2/2026)(MMC/YM).
 
Palangka Raya, Media Dayak 
 
Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menyampaikan sejumlah arahan strategis dalam kegiatan pembinaan Pejabat Struktural/Manajerial di lingkungan Pemprov Kalteng yang dilaksanakan di Aula Jayang Tingang, Lantai II Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (18/2/2026).
 
Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa transformasi birokrasi merupakan agenda strategis yang tidak dapat ditunda. Reformasi birokrasi, menurutnya, bukan sekadar kewajiban administratif kepada pemerintah pusat, tetapi menjadi kebutuhan nyata daerah agar pembangunan di Kalteng berjalan cepat, bersih, dan berdampak langsung bagi masyarakat.
 
“Saya tegaskan, tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan kewenangan. Namun, negara juga harus hadir melindungi ASN yang bekerja sesuai aturan dan berintegritas,” tegasnya.
 
Gubernur meminta para Pejabat Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas untuk bergerak seirama mendukung visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng.
 
Ia juga mengingatkan seluruh pejabat agar menjawab kebijakan efisiensi anggaran tahun ini dengan meningkatkan efektivitas kerja, memperkuat kolaborasi, serta mendorong inovasi, terutama pada program-program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Kalteng.
 
Terkait peluncuran Program Kartu Huma Betang Sejahtera yang dijadwalkan pada 20 Februari 2026, Gubernur menegaskan komitmen Pemprov Kalteng untuk memastikan seluruh masyarakat yang membutuhkan, termasuk hingga wilayah pedalaman di Kalteng, memperoleh manfaat program tersebut.
 
Selain itu, Gubernur mendorong penguatan kemandirian daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, stabilisasi harga dan ketersediaan bahan pokok, dukungan terhadap agenda Asta Cita Presiden RI, serta peneguhan netralitas aparatur sipil negara di lingkungan Pemprov Kalteng.
 
“ASN harus menjaga netralitas, menghindari konflik kepentingan, tidak terlibat politik praktis, serta responsif terhadap dinamika sosial dan potensi konflik di masyarakat,” ujarnya.
 
Mengakhiri arahannya, Gubernur mengapresiasi sinergi Pemprov Kalteng bersama TNI, Polri, Kejaksaan, BPKP, dan BIN. “Koordinasi yang baik jauh lebih murah dibandingkan harus menyelesaikan persoalan di kemudian hari,” pungkasnya.
 
Senada dengan Gubernur, Wakil Gubernur Kalteng, Edy Pratowo, mengingatkan ASN agar tetap menjaga kedisiplinan dan melaksanakan tugas secara optimal sebagai abdi masyarakat, sekaligus mendukung program nasional, termasuk Makan Bergizi Gratis di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
 
“Saya berharap pertemuan ini menjadi perhatian serius bagi kita semua, terlebih kita akan meluncurkan Program Kartu Huma Betang Sejahtera pada 20 Februari mendatang,” ujarnya.
 
Sementara itu, Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kalteng, Leonard S. Ampung, meminta seluruh pejabat menyikapi kebijakan efisiensi anggaran secara bijak, sekaligus memastikan Program Kartu Huma Betang Sejahtera berjalan tepat sasaran di seluruh wilayah Kalteng.
 
“Kepala perangkat daerah harus mengawal, mengawasi, dan memastikan program ini benar-benar sampai kepada keluarga penerima manfaat di desa, kelurahan, kecamatan, hingga ibu kota kabupaten dan kota di Kalteng,” tegasnya.
 
Kegiatan tersebut turut dihadiri para pejabat eselon II, III, dan IV, unsur Forkopimda, para asisten dan staf ahli Gubernur, serta kepala instansi vertikal di wilayah Kalteng.
(MMC/YM/Aw)
image_print

Pos terkait