Gubernur Berharap Beras Cadangan Kabupaten/Kota Segera Disalurkan

Gubernur Kalteng H Sugianto Sabran menyapa masyarakat di sela-sela kunjungan kerja di wilayah Kotawaringin Timur, Sampit. (Media Dayak/Yanting).

Palangka Raya, Media Dayak 

Bacaan Lainnya

Gubernur provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H Sugianto Sabran mengatakan pemerintah provinsi (Pemprov) telah  menyalurkan bantuan sosial (bansos) tahap pertama terhadap masyarakat Kalteng yang terdampak corona virus disease 2019 (covid-19) berupa bantuan sosial tunai (BST). 

Namun, Gubernur mengaku jika melihat kondisi masyarakat saat ini, pihaknya ingin mengeluarkan beras cadangan miliki provinsi kepada masysarakat. Tetapi, Ia mengatakan keinginan tersebut terbentur dengan aturan bahwa beras cadangan miliki provinsi tidak dapat dikeluarkan tanpa alasan.

Pasalnya, beras tersebut dapat dikeluarkan sesuai aturan salah satunya harus adanya permintaan dari kabupaten/kota, itupun apabila beras cadangan milik kabupaten/kota sudah habis.

“Beras provinsi yang ada di Dinas Sosial (Dinsos) Kalteng ada 200 ton, saya ingin mengeluarkan beras itu untuk masyarakat tetapi tidak bisa,” katanya ditengah-tengah kehadirannya rapid test massal di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur belum lama ini.

Untuk itu, lanjutnya saya akan berbicara kepada Menteri Sosial (Mensos) RI perihal kebijakan apakah bisa Gubernur menurunkan beras tersebut, tanpa menunggu permintaan dari daerah seperti aturan selama ini. Karena kalau sesuai aturan beras tersebut hanya bisa dikeluarkan apabila beras cadangan di kabupaten/kota sudah habis.

Gubernur membeberkan saat ini di provinsi Kalteng memiliki 200 ton beras cadangan maka di tiap Dinas Sosial kabupaten/kota se-Kalteng memiliki cadangan beras sebanyak 100 ton per daerah.

“Untuk itu, dengan kondisi masyarakat yang seperti ini saya minta pemerintah daerah kabupaten/kota se-Kaltengagar tidak menahan serta segera di keluarkan untuk disalurkan beras candangan tersebut kepada masyarakat yang terdampak wabah pandemi covid-19 ini,” tegasnya.

Beras di kabupaten jangan ditahan, lanjutnya menegaskan kembali, segera disalurkan kepada masyarakat, apalagi banyak laporan masyarakat menjerit di daerah-daerah dengan keadaan saat ini, silahkan disalurkan dengan sinergitas bersama TNI/Polri untuk dibagikan kepada masyarakat.

Selanjutnya, menurut Gubernur apabila stok di daerah habis maka dapat mengajukan permintaan ke Pemprov Kalteng. Sehingga setiap daerah akan mendapat bantuan jika sudah mengajukan.

“Silahkan ajukan, ini sama-sama anggaran dari pemerintah, ada anggaran dana APBD juga APBN,” pungkas Gubernur menjelaskan. (Ytm/Lsn)

 

image_print

Pos terkait