Pulang Pisau, Media Dayak
Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau melalui Panitia Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau menggelar Grand Final Lomba Lagu Dangdut Dayak se-Kalimantan Tengah yang dikolaborasikan dengan kegiatan Huma Betang Night di halaman Stadion H.M. Sanusi, Sabtu (11/7/2026) malam.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Pulang Pisau Tahun 2026 yang bertujuan memberikan hiburan kepada masyarakat sekaligus melestarikan seni dan budaya daerah.
Ketua Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kabupaten Pulang Pisau, Tandean Indra Bella, saat membuka kegiatan menyampaikan bahwa pihaknya mendapat kepercayaan dari panitia besar Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau untuk mengisi rangkaian acara pada 11 Juli 2026.
Sebelumnya, setelah melalui rapat bersama, DKD memutuskan menggelar Lomba Lagu Dangdut Dayak karena dinilai memiliki peminat yang sangat besar dan masih berkaitan erat dengan seni budaya lokal.
“Kami ingin menghadirkan kegiatan yang mampu menarik antusias masyarakat. Akhirnya kami memilih Dangdut Dayak, dan ternyata setelah dipublikasikan, jumlah pesertanya sangat luar biasa,” ujarnya.
Ia mengungkapkan, peserta yang mendaftar mencapai lebih dari 100 hingga 120 orang dari berbagai kabupaten di Kalimantan Tengah. Namun karena keterbatasan waktu pelaksanaan, panitia terpaksa menutup pendaftaran lebih awal.
“Bahkan kalau pendaftaran kami buka dua hari lagi, mungkin bisa mencapai lebih dari 200 peserta. Panitia kemudian bekerja keras melakukan seleksi hingga akhirnya terpilih 20 finalis terbaik yang tampil malam ini,” katanya.
Menurut Tandean, para finalis berasal dari berbagai daerah, di antaranya Muara Teweh dan sejumlah kabupaten lainnya di Kalimantan Tengah. Proses seleksi dilakukan secara profesional tanpa melihat asal daerah peserta, melainkan murni berdasarkan kualitas vokal dan penampilan.
Ia juga menyampaikan bahwa tingginya antusiasme masyarakat membuat pelaksanaan Huma Betang Night turut dikolaborasikan dengan grand final Lomba Dangdut Dayak sehingga diharapkan mampu memberikan hiburan yang lebih meriah bagi masyarakat Pulang Pisau.
Lebih lanjut, Tandean menegaskan bahwa Dewan Kesenian Daerah berkomitmen mendukung pengembangan seni budaya di Kabupaten Pulang Pisau. Menurutnya, tema kebudayaan yang diangkat dalam peringatan Hari Jadi Kabupaten Pulang Pisau selama dua tahun terakhir menjadi langkah positif dalam memperkuat identitas daerah.
“Kami akan terus mendukung dan memberikan apresiasi kepada seluruh pelaku seni, baik seni Dayak, Banjar, Batak maupun seni budaya lainnya yang hidup di Kabupaten Pulang Pisau. Ke depan juga akan dilakukan pembinaan agar kesenian daerah semakin berkembang dan semakin dikenal masyarakat luas,” pungkasnya.(Alp/Lsn)













