Fraksi PDIP Sarankan Penyusunan Program Perhatikan Ketersediaan Anggaran

Jubir fraksi PDIP Elvi Esie saat menyampaikan pandangan umun fraksi terhadap Pidato Pengantar Pj Bupati Gumas Ranperda RPJPD Gumas 2025-2045 di ruang sidang paripurna DPRD Gumas, Senin (8/7/2024) siang. (Jendela Kalteng/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Menanggapi Pidato Pengantar Pj Bupati Gunung Mas (Gumas)  atas Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Gumas tahun 2025-2045 yang disampaikan Sekda Richard.

Fraksi PDIP melalui juru bicaranya (jubir) Elvi Esie menuturkan, dari visi misi ringkasan dasar pada rumusan rancangan akhir RPJPD Gumas tahun 2025-2045 yang telah disampaikan, fraksi PDIP menyarankan dalam menyusun rancangan program pokok dan kegiatan hendaknya memperhatikan skala prioritas dan ketersediaan anggaran khususnya dalam rencana kerja tahunan.

Hal tersebut disampaikan saat rapat paripurna ke-6 masa persidangan III DPRD Gumas dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-fraksi pendukung DPRD Gumas atas Pidato Pengantar Pj Bupati Gumas atas Ranperda RPJPD Kabupaten Gumas tahun 2025-2045 di ruang sidang paripurna DPRD Gumas, Senin (8/7/2024) siang.

“Program dan kegiatan yang mendapatkan skala prioritas hendaknya bersentuhan dengan kebutuhan dan harapan masyarakat,” ujar Elvi.

 Ia menegaskan, persoalan infrastruktur khususnya jalan dan jembatan yang selalu dikeluhkan oleh masyarakat selama ini, hendaknya perlu mendapat perhatian khusus oleh pemkab melalui dinas terkait.

“Fraksi PDI Perjuangan meminta penjelasan yang kongkrit terkait penjabaran misi terwujudnya sumber daya manusia unggul, berkualitas dan moderen serta terwujudnya tata kelola pemerintahan yang berintegritas dan dinamis,”katanya.

Terkait program pokok pembangunan daerah yaitu smart tourism dapat menjadi program andalan dan bisa tercapai, Fraksi PDIP menilai program infrastruktur jalan dan jembatan sebagai penunjang program smart tourism perlu mendapatkan perhatian yang serius dari Pemkab Gumas melalui dinas terkait.

“Sebagai contoh ruas jalan Kuala Kurun-Sare Rangan-Tumbang Pajangei-Tewah-Upun Batu,perlu di tingkatkan kualitasnya mengingat daerah tersebut terdapat dua objek atau destinasi wisata menarik yaitu monumen Tambun Bungai dan Batu Suli. Diharapkan mejadi satu paket kunjungan wisata,”sebut Elvi.

 “Juga ruas jalan menuju wisata air terjun Bawin Kameloh yang sekarang ini sering dilalui oleh angkutan truk batubara,”imbuhya menambahkan.(Nov/Lsn)

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait