Nanga Bulik, Media Dayak
Pasa tahun 2022 ini, salah satu event kebanggaan masyarakat Kabupaten Lamandau, yakni Festival Balayah Lanting (Bamboo Rafting) kembali akan digelar.
Agenda tahunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamandau yang sempat tertunda selama dua tahun akibat Pandemi Corona itu diharapkan menjadi momen guna menaikkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Lamandau.
Diketahui, Festival Balayah Lanting di Sungai Delang berhasil menduduki puncak teratas dalam nominasi Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2022 yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI (Menparekraf).
Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Lamandau, Meigo, mengajak wisatawan domestik dan mancanegara untuk datang ke Kecamatan Delang, mengikuti Festival Belayah Lanting yang akan dilaksanakan pada 5 November tahun 2022.
“Bagi wisatawan baik domestik maupun mancanegara jangan lewatkan festival Balayah Lanting 2022 di Kecamatan Delang, festival ini bakal menyajikan pesona alam yang sangat menarik,”kata Meigo saat dikonfirmasi Jum’at (14/10).
Dia menjelaskan, selain dapat menikmati sensasi unik ketika santai di atas Lanting Bambu, Festival Balayah Lanting juga akan menyuguhkan keramahtamahan penduduk lokal serta kehidupan tradisional masyarakat. Hal ini tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
“Keindahan alam, eksotisme budaya, keramahtamahan masyarakat merupakan paket komplit yang ditawarkan dalam Festival Balayah Lanting,”kata Meigo.
Festival yang rencananya bakal digelar selama satu hari pada tanggal 5 November 2022 tersebut diharapkan bisa menjadi sebuah terobosan untuk mendongkrak tingkat kunjungan wisata, baik domestik maupun mancanegara. (Tin/Rsn)













