Nanga Bulik, Media Dayak
Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Perubahan APBD Tahun Anggaran 2022 masih terus berlanjut. Setelah sebelumnya Fraksi pendukung DPRD Lamandau menyampaikan pemandangan umumnya, Rabu (21/09), giliran pihak eksekutif menyampaikan tanggapan atas pemandangan umum fraksi-fraksi DPRD Lamandau.
Tanggapan Eksekutif itu disampaikan oleh Asisten I Setda Lamandau Bidang Administrasi dan Kesra, Muriadi, dalam sidang paripurna DPRD Lamandau.
Muriadi yang mewakili Bupati Lamandau, Hendra menyampaikan, apresiasi dan terimakasih atas saran dan masukan dari semua fraksi-fraksi DPRD Lamandau, salah satunya fraksi NasDem yang menyoroti masih rendahnya penyerapan anggaran.
Dirinya mengatakan, sebagai upaya pengendalian terhadap capaian target kegiatan, Pemerintah Daerah secara rutin melakukan monitoring dan evaluasi terhadap penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan pada semua OPD.
“Monitoring dan Evaluasi dilakukan melalui pelaksanaan Rapat TEPRA (setiap bulan) dan Rapat Koordinasi Pengendalian Pembangunan (setiap triwulan). Melalui upaya tersebut, sampai dengan Periode 31 Agustus 2022, Pemerintah Kabupaten Lamandau merupakan Kabupaten dengan urutan pertama serapan anggaran tertinggi Se-Provinsi Kalimantan Tengah,”ungkapnya.
Kemudian, lanjut dia, terkait dengan saran agar Pemda Lamandau menambah anggaran pada BPR Sampuraga Cemerlang karena potensial berkembang dan maju, kami sampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau sangat setuju dengan adanya penambahan Penyertaan Modal bagi BPR Sampuraga Cemerlang.
“Dengan penambahan Penyertaan Modal diharapkan agar semakin meningkatkan layanan dan mengoptimalkan manfaat kepada masyarakat dan menambah kontribusi PAD kepada Pemerintah Daerah,”ucapnya.
Akan tetapi, lebih jauh dikatakan dia, Pemerintah Daerah akan melakukan Analisis Penyertaan Modal terlebih dahulu dengan mengkaji bersama Dewan Komisaris BPR Sampuraga Cemerlang sebagai dasar Perubahan Perda Penyertaan Modal kepada BPR Sampuraga Cemerlang.
“Juga, soal saran agar dilakukan percepatan pembangunan jalan dan jembatan yang terkoneksi di setiap kecamatan yang merupakan akses utama, Pemerintah Daerah terus berupaya secara bertahap melaksanakannya dengan tetap memperhatikan skala prioritas dan kemampuan APBD Kabupaten Lamandau,”bebernya. (Tin/Rsn)











