Jimmi WS Hutagalung
Tamiang Layang, Media Dayak
Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Timur (Bartim), terjunkan 15 personil tenaga kesehatan di pos cek poin penyekatan perbatasan Kalteng – Kalsel di Pasar Panas Kecamatan Benua Lima.
Demikian disampaikan, Kepala Dinkes Barito Timur, Jimmi WS Hutagalung. “Kita turut mengerahkan tenaga kesehatan di sini sebanyak 15 orang, jadi mereka bertugas dari pagi sampai sore, ada shifnya,”ucapnya saat diwawancara sejumlah Wartawan, Rabu (07/07) di Tamiang Layang.
Dinas Kesehatan mendukung adanya Penyekatan di pos cek point di perbatasan antara Kalsel dan Kalteng di Pasar Panas, untuk menekan penyebaran COVID-19 di Kalimantan Tengah, khususnya di Barito Timur.
“Apabila ada warga yang mau datang ke kunjungan ke Kalteng melalui perbatasan ini harus menunjukan hasil PCR atau Sweb antigen,”tegas Jimmi,
Apabila tidak ada harus melakukan Swaeb antigen disini, kalau tidak mau harus putar balik.
“Untuk melakukan Sweb antigen sudah kita siapkan seperlunya di pos cek poin, bagi warga Sweb antigen dikenakan biaya sebesar Rp.180 Ribu,”pungkasnya. (TL/RHF)












