Diu Husaini
Palangka Raya, Media Dayak
Perbaikan stadion Tuah Pahoe yang menghabiskan miliaran rupiah dari Anggaran Belanja dan Pandapatan Daerah (APBD) Provinsi Kalimantan Tengah, sama sekali tidak membuat ornamen daerah di bangunan stadion tersebut, kata anggota Komisi A Kota Palangka Raya, Diu Husaini.
“Kami sangat menyayangkan dan berharap di stadion Tuah Pahoe itu ada ornamen khas daerah,” kata Diu di Palangka Raya, Kamis (25/7) lalu.
Dia pun menyarankan pembuatan ornamen khas daerah dimasukkan dalam anggaran perbaikan stadion pada tahun 2020 jika tidak ada dalam anggaran tahun ini.
“Apabila tidak di anggaran perubahan tahun ini, bisa juga dianggarkan kembali untuk membuat ornamen itu nanti,” ujarnya.
Politisi Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kota Palangka Raya itu mengatakan stadion termegah di provinsi setempat itu yang nantinya akan menjadi kebanggaan masyarakat Kalteng hendaknya dihiasi dengan ornamen khas Dayak Kalimantan Tengah.
Apabila masukan itu dilaksanakan, ujar Diu, tentunya stadion tersebut juga akan menjadi lokasi wisata dadakan bagi masyarakat baik tempat bersantai, berolahraga serta mengabadikan foto pribadi dengan latar belakang stadion megah itu.
Bahkan kedatangan para pengunjung yang nantinya hendak menonton tim kesayangannya berlaga melawan tim-tim kuat bertanding di negeri ini, tentunya tidak akan bosan dengan kondisi stadion yang yang menonjolkan ciri khas daerahnya.(Ant/Lsn)












