Pulang Pisau, Media Dayak
Anggota DPRD Kabupaten Pulang Pisau, Tarmiji Rizal menyoroti maraknya kasus perundungan atau bullying terhadap anak. Ia menilai fenomena ini semakin mengkhawatirkan dan membutuhkan penanganan bersama dari berbagai pihak.
Anggota DPRD Pulang Pisau termuda dari Partai Golongan Karya (Golkar) ini juga menegaskan bahwa bullying tidak hanya berdampak pada fisik, tetapi juga psikologis anak dalam jangka panjang.
“Perundungan bisa meninggalkan trauma mendalam bagi anak. Ini harus menjadi perhatian kita semua, baik orang tua, sekolah, maupun pemerintah,” ujar Tarmiji, Rabu (8/4/2026).
Ia juga menekankan pentingnya peran sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak. Menurutnya, pihak sekolah harus lebih aktif dalam melakukan pengawasan serta memberikan edukasi terkait dampak buruk bullying kepada siswa.
Selain itu, peran orang tua dinilai sangat penting dalam membangun karakter anak sejak dini. Komunikasi yang baik antara orang tua dan anak dapat menjadi salah satu cara untuk mencegah terjadinya perundungan, baik sebagai pelaku maupun korban.
Tarmiji Juga juga mendorong pemerintah daerah melalui dinas terkait untuk meningkatkan sosialisasi dan edukasi mengenai pencegahan bullying, termasuk menyediakan layanan pendampingan bagi korban.
“Ini bukan hanya tanggung jawab satu pihak. Semua harus bergerak bersama agar anak-anak kita bisa tumbuh di lingkungan yang aman dan nyaman,” tutupnya.(Alp/Lsn)











