DPRD Kalteng Dorong Percepatan Pembangunan Bandara Haji Muhammad Sidik

H Achmad Rasyid

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kalangan DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong percepatan pembangunan Bandara Haji Muhammad Sidik. Bandara yang terletak di Desa Trinsing, Kecamatan Teweh Baru, Kabupaten Barito Utara ini merupakan salah satu dari 15 Bandara yang didirikan oleh Kementrian Perhubungan.

Anggota DPRD Kalteng H. Achmad Rasyid mengatakan, pembangunan Bandara Haji Muhammad Sidik  nantinya akan menggantikan Bandara Beringin di Kota Muara Teweh. Bandara tersebut akan sangat berdampak positif bagi sejumlah sektor. Diantaranya mempermudah akses untuk menjangkau wilayah Daerah Aliran Sungai (DAS) Barito, dan membantu meningkatkan konektivitas dan perekonomian wilayah di Bumi Tambun Bungai.

“Kita sangat mendukung percepatan pembangunan Bandara ini, karena pembangunan tersebut akan memberikan dampak positif, khususnya dalam segi akses untuk menjangkau wilayah-wilayah di DAS Barito serta akses menuju Provinsi dan Ibukota negara,” ucap Achmad Rasyid, saat dibincangi Mediadayak.id, di Gedung Dewan, jalan S.Parman, Selasa (28/07/2020).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV, meliputi Kabupaten Barito Timur, Barito Selatan, Barito Utara dan Murung Raya ini juga mengatakan, berdasarkan informasi yang diterimanya, bangunan fisik Bandara Haji Muhammad Sidik telah selesai dibangun. Namun sebelum dioperasikan, Bandara Haji Muhammad Sidik akan diverifikasi oleh Direktorat Bandar Udara sesuai dengan prosedur ketentuan pengoperasian Bandara.

“Ada sejumlah ketentuan yang harus diperhatiakan sebelum Bandara ini bisa dioperasikan. Misalnya seperti proses verifikasi meliputi sisi udara seperti runway, taxiway, apron dan peralatan pendukung lainnya. Kemudian di sisi darat, verifikasi seluruh peralatan keamanan, servis atau pelayanan dan keselamatan penerbangan, termasuk verifikasi terminal. Tentunya kita selaku wakil rakyat akan mendorong agar Bandara ini bisa segera beroperasi,” pungkas Politisi dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Kalteng ini.

Untuk diketahui, Bandara yang berornamen dan corak khas Dayak ini memiliki landas pacu 1.400 m dan lebar 30 m, Apron seluas 110.25 m dan lebar 80 m, Taxiway 173 m dan lebar 18 m, serta memiliki terminal seluas 1.250 m2. (Nvd/aw)

image_print

Pos terkait