DP3APPKB Gelar Bimbingan Teknis Fasilitator Daerah Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

 Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalteng Sri Widanarni saat membacakan sambutan Sekda, di Aquarius Boutique Hotel, Senin (29/4/2024).(Media Dayak/MMC Kalteng)

Palangka Raya, Media Dayak

Berbagai even digelar untuk menyambut dan menyemarakkan peringatan Hari Jadi ke-67 Provinsi Kalteng, termasuk Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3APPKB) Provinsi Kalteng yang menggelar kegiatan Bimbingan Teknis Fasilitator Daerah Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak Tahun 2024, bertempat di Aquarius Boutique Hotel, Senin (29/4/2024)
 
Sekda Provinsi Kalteng melalui Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Kalteng, Sri Widanarni menyampaikan bahwa Pemerintah Indonesia khususnya Provinsi Kalteng terus berupaya memberikan perhatian pembangunan yang berkeadilan dan memihak kepada kelompok marginal/rentan, khususnya perempuan dan anak.
 
“Perempuan dan anak merupakan kelompok penduduk yang memiliki karakteristik tersendiri, sehingga membutuhkan pendekatan khusus dan spesifik demi menjamin kualitas hidupnya,” ucap Sri Widanarni.
 
Sebagai bagian dari upaya untuk mencapai target Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs) nasional, maka diperlukan strategi implementasinya hingga ke tingkat desa.
 
Ia mengungkapkan DRPPA (Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak) merupakan desa yang mengintegrasikan perspektif gender dan hak anak ke dalam tata kelola penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, serta pembinaan dan pemberdayaan masyarakat desa yang dilakukan secara menyeluruh serta berkelanjutan. 
 
Desa harus memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakatnya khususnya perempuan dan anak, memenuhi hak atas perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi, serta tersedia sarana dan prasarana publik yang ramah perempuan dan anak.
 
Ia berharap dengan diadakannya Bimtek Fasilitator Daerah (Fasda) ini untuk menyiapkan Fasda yang berkompeten di setiap Kabupaten/Kota, dan pada akhirnya menjadi fasilitator dalam pelaksanaan Bimtek Relawan SAPA di desa/kelurahan.
 
“Semoga dapat memberikan manfaat bagi perempuan dan anak dan bagi kita semua dalam meningkatkan kesejahteraan,” ungkap Sri Widanarni. 
 
Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas P3APPKB Provinsi Kalteng Linae Victoria Aden mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan untuk menguatkan fasilitator daerah dalam hal pengetahuan dan keterampilan tentang DRPPA melalui Gerakan Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA).
 
“Hal ini untuk meningkatkan kemampuan Fasda dalam mendorong kesadaran masyarakat tentang perlindungan dan pemenuhan hak ekonomi, hak pendidikan, sosial, politik  dan budaya bagi Perempuan dan anak,” tandas Linae.(MMC/YM/Aw)
image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait