Diterkam Buaya, Pekerja Kayu Hilang di Aliran Sungai Sebangau

Pencarian korban diterkam buaya, jum’at (14/1). (Media Dayak/Ist)

Pulang Pisau, Media Dayak
 
Seorang remaja bernama Samsu (17), salah satu pekerja bandsaw di Desa Paduran, Kecamatan Sebangau Kuala, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah (Kalteng) dinyatakan hilang setelah diterkam seekor buaya di Daerah Aliran Sungai (DAS) Sebangau, tepatnya di muara sungai Sampang.
 
Korban yang diketahui merupakan warga Murung Raya RT.03 Kecamatan Bakumpai, Kabupaten Barito Kuala (Batola), Kalimantan Selatan (Kalsel) ini dikabarkan hilang oleh ketiga rekan kerjanya, Kamis (13/01/22) sekitar pukul 15.00 WIB, saat sedang melakukan aktivitasnya di kawasan sungai tersebut.
 
Menurut keterangan pihak Kepolisian setempat, dalam hal ini Kapolsek Sebangau Kuala, Polres Pulang Pisau, Polda Kalteng, menerangkan kronologis kejadian berdasarkan keterangan para saksi yang saat itu sedang berada di lokasi.
 
Peristiwa nahas tersebut berawal pada saat 4 (Empat) orang karyawan bandsaw, yakni Wandi, Fauzi, Amin dan Samsu yang pada saat itu sedang berada di dalam Sungai (DAS Sebangau).
 
Pada saat itu, mereka sedang melakukan aktivitasnya untuk menaikan kayu galam ke atas lokdek yang berada di depan bandsaw milik H. Adus yang beroperasi di pinggiran sungai tersebut.
 
“Saat itu, Sdr. Amin melihat Sdr. Samsu sedang memasang tali untuk menaikan galam yang berada di bawah sungai. Tiba-tiba buaya sepanjang kurang lebih 5 (Lima) meter berwarna hitam langsung menerkam Sdr. Samsu dari belakang dan menyeret korban hingga ke tengah sungai DAS Sebangau,” terang Kapolsek Sebangau Kuala, Iptu Suwanto kepada awak media, Jum’at (14/01).
 
Kemudian, setelah mendengar kabar tersebut, warga setempat langsung bergerak melakukan penyisiran untuk melakukan pencarian korban dengan menggunakan sarana kelotok dan alkon. 
 
Selanjutnya, tambah Kapolsek, “Setelah itu warga kemudian menghubungi pihak Polsek Sebangau Kuala untuk melaporkan kejadian tersebut,” ujar Kapolsek menambahkan.
 
Untuk sementara, tindakan yang dilakukan oleh kepolisian, sudah mendatangi lokasi kejadian untuk olah TKP, mencatat para saksi dan korban serta melakukan penyelidikan lebih lanjut. 
 
Menurut informasi, hingga berita ini diturunkan, korban masih belum ditemukan dan masih dalam proses pencarian oleh Polsek Sebangau Kuala, Babinsa Sebangau bersama Warga Desa Paduran Sebangau dan sekitarnya. (Alp/Aw)
image_print

Pos terkait