Disnakertrans Kalteng Mulai Program Pemagangan Dalam Negeri

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Tengah, Syahril Tarigan menyalami salah satu perwakilan peserta program pemagangan dalam negeri tahun 2019 setelah secara simbolis menyematkan tanda peserta dan menyerahkan seperangkat alat tulis, Rabu (12/6) di Palangka Raya.(Media Dayak/Asep)

Palangka Raya, Media Dayak

       Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Kalimantan Tengah memulai pelaksanaan program pemagangan dalam negeri tahun 2019 di Kota Palangka Raya, Rabu (12/6).

Bacaan Lainnya

Ketua Panitia Pelaksana program pemagangan dalam negeri Disnakertrans Kalteng, Pujo Harianto dalam laporannya mengatakan, tujuan program pemagangan dalam negeri adalah untuk meningkatkan kompetensi tenaga kerja agar sesuai dengan kebutuhan industri.

“Untuk kegiatan di Palangka Raya diikuti oleh 100 peserta dengan lima kejuruan, yaitu automotive roda dua, tata boga, tata busana, housekeeping, dan akuntan,” katanya.

Kepala Bidang Pelatihan Kerja dan Penempatan Tenaga Kerja, Disnakertrans Provinsi Kalteng ini mengatakan, 100 peserta merupakan orang yang terpilih setelah melalui proses seleksi dari 317 orang yang mendaftar.

Program pemagangan dalam negeri, kata Pujo, akan berlangsung selama lima bulan yang terdiri dari sebulan pelatihan pembekalan atau pemantapan di balai latihan kerja dan SMK, serta empat bulan penempatan di tempat usaha dengan didampingi instruktur.

“Peserta akan mendapat uang saku setiap bulan, pakaian kerja lapangan, perangkat alat tulis, dan asuransi tenaga kerja agar terjamin saat berangkat atau pulang dari rumah ke lokasi magang dan sebaliknya,” terangnya.

Pujo menyatakan, kuota peserta pemagangan dalam negeri untuk provinsi Kalimantan Tengah tahun 2019 sebanyak 30 paket atau 300 orang. 10 paket terdiri dari 100 orang di kota Palangka Raya, dan 20 paket lainnya untuk kabupaten di Kalteng.

“Untuk pemagangan dalam negeri di kabupaten, rata-rata hanya dua kejuruan atau dua paket. Kecuali untuk kabupaten Barito Timur dan Pulang Pisau yang tidak dapat paket karena tidak memberi respon saat sosialisasi,” ucapnya.

Bagi peserta pemagangan yang dinyatakan lolos, Pujo menyatakan, akan mendapatkan sertifikat dari Disnakertrans Kalteng. “Yang sudah lolos tapi ingin mendapatkan sertifikat kompetensi, nanti silakan mendaftar ke panitia agar bisa difasilitasi untuk mengikuti ujian kompetensi oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi atau BNSP,” jelasnya.

Di tempat yang sama, Kepala Disnakertrans Kalteng, Syahril Tarigan dalam arahannya memint agar peserta pemagangan dalam negeri agar semangat dalam mengikuti pemagangan karena merupakan 100 orang yang terpilih dari 300 orang yang mendaftar.

“Dalam pemagangan akan mempelajari lebih lanjut keterampilan yang dibutuhkan oleg industri/usaha sesuai bidang kemampuan masing-masing. Jadi, praktek yang betul dan dengarkan instruktur saat pelatihan dan pembimbing saat magang,” katanya.

Syahril Tarigan juga mengingatkan peserta pemagangan dalam negeri untuk menjaga kesehatan dan memotivasi diri agar tidak berhenti di tengah jalan. Karena hal tersebut akan merepotkan panitia serta merugikan diri sendiri.

Kadisnakertrans Kalteng ini juga meminta peserta pemagangan dalam negeri untuk menunjukkan kesungguhan dan keseriusan saat magang. Dia menilai, keterampilan bisa dilatih dan berkembang.

“Jangan sampai ada complain dari tempat magang atas kinerja anda. Hal tersebut dapat merugikan teman-teman yang akan magang ditahun akan datang. Pengalaman tahun sebelumnya, bila pemagang menunjukkan kinerja, attitude, dan penampilan yang baik, maka akan direkrut perusahaan tempat magang,” terangnya.

Terakhir Syahril Tarigan berharap agar peserta pemagangan dalam negeri bisa dapat kerja atau membuka usaha sendiri setelah program selesai, sehingga mendapat penghasilan dan tidak lagi tergantung pada orang tua.(aw)

image_print

Pos terkait