Disdik Sarankan Pengawas UN Diganti Setiap Satu Sesi


Notice: Trying to get property 'post_excerpt' of non-object in /home/u8346073/public_html/wp-content/themes/bloggingpro/template-parts/content-single.php on line 81

Slamet Winaryo

Bacaan Lainnya

Palangka Raya, Media Dayak

       Pengawasan dalam pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) maupun Ujian Sekolah Berbasis Komputer (USBK), merupakan sebuah peranan penting untuk melancarkan pelaksanaan kegiatan kompetensi akhir dari masa pembelajaran peseta didik disemua tingkatan. Oleh karena itu, untuk memaksimalkan pengawasan saat pelaksanaan Ujian Nasional, para pengawas wajib berada dalam kondisi prima.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Slamet Winaryo menerangkan, pihak Didik Kalteng telah mengatur penempatan dari pengawas di masing-masing sekolah yang melaksanakan Ujian Nasional, namun untuk kondisi fisik dari pengawas itu sendiri, perlu ada perhatian khusus.

“Menjadi seorang pengawas, bukanlah pekerjaan yang mudah, karena memerlukan konsentrasi yang tinggi dan kondisi fisik yang prima. Bahkan selama ini para pengawas, melakukan pekerjaannya hingga 1 hari full selama ujian berlangsung. Hal ini tentu menjadi perhatian kita berhubung salah satu faktor keberhasilan UN juga bergantung pada pengawasan, “ucap Slamet, saat menyampaikan paparan dalam Rapat Koordinasi persiapan pelaksanaan UN dan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), di ruang Rapat Disduk Provinsi Kalteng, Kamis (28/3).

Dikatakan Slamet, apabila selama ini di dapati pengawas yang bermain Handphone atau tertidur saat pelaksanaan pengawasan Ujian Nasional, dapat dipastikan bahwa pengawas tersebut tidak dalam kondisi prima atau kelelahan, sehingga dirinya menyarankan agar pengawas dapat diganti pada saat satu sesi ujian selesai, untuk mencegah terulangnya hal tersebut.

“Apabila ada pengawas yang tertidur atau main HP dalam pelaksanaan pengawasan Ujian Nasional, makadapat di pastikan bahwa pengawas tersebut tidak dalam kondisi prima atau bisa dikatakan kelelahan. Karena selama ini, dalam beberapa sesi ujian, pengawasnya hanya satu. Jadi saya menyarankan agar kedepannya tiap satu sesi, pengawasnya diganti dengan pengawas lain, sehingga pengawas sebelumnya dapat beristirahat sejenak dan fungsi pengawasaan saat ujian bisa maksimal,”pungkasnya.(Nvd)

Facebook Comments Box
image_print

Pos terkait

Berita Olahraga Pilihan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.