Dinkes Barito Utara Laksanakan Pertemuan Monev Imunisasi Triwulan IV

PERTEMUAN MONEV-Dinas Kesehatan Barito Utara melaksanakan pertemuan monitoring evaluasi (Monev) imunisasi triwulan IV bagi petugas RSUD, Puskesmas dan petugas Logistik Imunisasi se Kabupaten Barito Utara di aula pertemuan NU lantai 3, Senin (11/10/2021).(Media Dayak/lana)

Muara Teweh, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Dinas Kesehatan Kabupaten Barito Utara (Diskes Barut) melaksanakan kegiatan pertemuan monitoring evaluasi imunisasi triwulan IV bagi petugas RSUD, Puskesmas dan petugas Logistik Imunisasi se kabupaten Barito Utara yang dilaksanakan di aula pertemuan PBNU, Senin (11/10/2021).

Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara H Siswandoyo saat membuka kegiatan pertemuan monitoring evaluasi imunisasi triwulan IV bagi petugas RSUD, Puskesmas dan petugas Logistik Imunisasi mengatakan perkembangan kasus Covid-19 di Kabupaten Barito Utara sudah mulai menurun. 

“Sampai dengan tangal 11 Oktober 2021 kasus Covid-19 di daerah ini dengan kasus terkompirmasi 1532, pasien sembuh 1484, meninggal dunia 44 jiwa suspek dirawat RSUD 0 orang, pasien positif dirawat RSUD 0 orang, isolasi mandiri 2 (dua) orang dan isolasi di luar Barito Utara 2 (dua) orang (total 4 kasus dalam perawatan dan isolasi),” kata Siswandoyo.

Dikatakannya, capaian vaksinasi Covid-19 untuk tenaga kesehatan (Nakes) dosis 1(1349=1119 persen) D2 (1322=117 persen) D3 (964=84,71 persen), pelayan publik dosis 1 (15,110=158 persen) Dosis 2 (12.168=127,4 persen) dan lansia dosis 1 (7343=31,5 persen) dosis 2 (2966=24,93 persen), serta masyarakat umum, rentan dan remaja (MURR) dosis 1 (13.049=15,74 persen) dan dosis 2 (6247=7,54 persen).

“Namun secara rekapitulasi pencapaian vaksinasi Covid-19 Kabupaten Barito Utara masih rendah di bandingkan dengan kabupaten lainnya, yaitu nomor 2 terendah dari 14 kabupaten/kota di Kalteng,” kata dia.

Lebih lanjut Siswandoyo, sisa vaksin Covid-19 per tanggal 10 Oktober 2021 sebanyak 4.651 dosis, pemakaian 54.131 dosisi, alokasi ke puskesmas/RSUD di gudang farmasi 2.796 dosis (Astra Zeneca  dosis 1 dan 2 masyarakat dan Sinovac alokasi Dinas/TNI/Polri).

“Berdasarkan hasil laporan tersebut ada beberapa hal yang saya tekankan dan sampaikan pada pertemuan ini,” katanya.

Diungkapkannya Siswandoyo, masih terdapat perbedaan antara P.Care dan rekapan harian vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Barito Utara. “Untuk itu kami harapkan pada pertemuan ini bisa segera singkron antara pelaporan vaksinasi Covid-19,” ujar Siswandoyo.

Dijelaskannya, agar segera melaksanakan vaksinasi dan habiskan vaksin Covid-19 begitu ada alokasi vaksin ke puskesmas atau RSUD. “Apabila belum dilaksanakan segera direlokasikan ke puskesmas yang memerlukan,” ungkapnya.

Selain itu juga kata Kadis Kesehatan Barut ini, segera laporkan dan tindak lanjuti apabila ada distribusi vaksin ke puskesmas/RSUD sebagai laporan agregat vaksin, karena akan terbaca secara otomatis pada Dashboard aplikasi di pusat dan provinsi. “Laksanakan kegiatan vaksinasi sesuai dengan ketentuan dan juknis yang berlaku,” katanya.

Kepala Seksi Surveilan Imunisasi Kesehatan Haji dan KLB pada Dinas Kesehatan setempat H Basirun mengatakan tujuan umum dilaksanakannya pertemuan Monev imunisasi triwulan IV ini adalah tercapainya cakupan vaksinasi COVID-19 sesuai target dengan sasaran yang sudah di tetapkan.

Untuk peserta kata dia berjumlah 55 orang yang terdiri dari pengelola aplikasi P,Care Puskesmas 17 orang, pengelola aplikasi Smile Puskesmas 17 orang, pengelola aplikasi P Care RSUD 1 orang, pengelola aplikasi smile RSUD 1 orang, pengelola logistik Imunisasi gudang Farmasi 2 orang, narasumber kabupaten 2 orang, narasumber GF 1 orang serta panitia 15 orang.(lna/Lsn)

 

 

image_print

Pos terkait