Dinas Sosial PMD Barut Rakor TIK

RAKOR PID-Wakil Bupati, Sugianto Panala Putra membuka kegiatan rapat koordinasi (Rakor) Tim Inovasi Kabupaten (TIK) ke 2 Program Inovasi Desa tahun 2019, di aula kecamatan Teweh Tengah, Senin (16/12).( Media Dayak: Lana)

Muara Teweh, Dayak Pos

Bacaan Lainnya

Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Kabupaten Barito Utara (Barut) melaksanakan rapat koordinasi (Rakor) Tim Inovasi Kabupaten (TIK) ke 2 Program Inovasi Desa tahun 2019, di aula kecamatan Teweh Tengah, Senin (16/12).

Kegiatan Rakor ini dibuka Wakil Bupati, Sugianto Panala Putra dan dihadiri mewakili unsur FKPD, Camat se Barito Utara, tenaga ahli madya KPW 3 Kalteng, Ketua dan anggota Apdesi, Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) di sembilan Kecamatan dan undangan lainnya.

Bupati Barito Utara, H Nadalsyah dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Wakil Bupati Sugianto Panala Putra mengatakan bahwa program inovasi desa sangat membantu desa dalam mengembangkan rencana dan pelaksanaan pembangunan desa secara berkualitas agar dapat meningkatkan produktivitas rakyat dan kemandirian ekonomi serta mempersiapkan pembangunan sumber daya yang memiliki daya saing.

“Program Inovasi Desa (PID) hadir sebagai upaya mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan dana desa (DD) dengan memberikan rujukan inovasi pembangunan desa. Hal ini juga untuk merevitalisasi peran pendamping dalam pengembangan potensi ekonomi lokal dan kewirausahaan, pengembangan SDM serta infrastruktur desa,” kata Wabup Sugianto Panala Putra.

Dikatakannya, inovasi akan membuat perubahan besar bagi desa, sumber daya desa akan semakin bersaing, infrastrukturnya menjadi lebih baik yang akan secara tidak langsung menggerakkan ekonomi di desa dan berimbas pada perubahan ekonomi kabupaten Barito Utara secara keseluruhan.

Sementara Plt Kepala Dinas Sosial PMD Barito Utara, Eveready Noor mengatakan, tujuan dilaksanakannya Rakor TIK ke 2 Program Inovasi Desa (PID) Barito Utara tahun 2019 ini yaitu mensosialisasikan Peraturan Menteri Desa dan Pembangunan Desa Tertinggal dan Transmigrasi nomor 11 tahun 2019 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020.

Selain itu, meningkatkan pembangunan sumber daya manusia (PSDM)baik dari segi ekonomi (BUMDes) maupun pemahaman masyarakat dalam penanggulangan masalah stunting di desa.

“Rakor ini dilaksanakan selama dua hari dari tanggal 16-17 Desember 2019, diikuti sekitar 86 orang,” kata Eveready Noor.(lna)

image_print

Pos terkait