Plt Kepala DiskominfoSantik Provinsi Kalteng Agus Siswadi saat membuka secara resmi Workshop & Musda ke-IV IJTI Pangda Kalteng di Hallroom Gedung IJTI Kalteng, Sabtu (16/10/2021). (Media Dayak/MMC)
Palangka Raya, Media Dayak
Era digital menjadi perubahan besar dalam perkembangan teknologi, berbagai kalangan telah dimudahkan dalam mengakses suatu informasi melalui banyak cara, serta dapat menikmati fasilitas dari teknologi digital dengan bebas dan terkendali.
“Perkembangan teknologi yang semakin pesat juga menuntut sumber daya manusia (SDM) harus semakin maju, sehingga dampak positif perkembangan teknologi dapat dirasakan maksimal,” terang
Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng Agus Siswadi saat mewakili Gubernur membuka secara resmi Workshop dan Musda ke-IV Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah (Pangda) Kalteng, di Hallroom Gedung IJTI Kalteng, Sabtu (16/10/2021).
Dikatakan Agus Siswadi, penguatan terhadap sumber daya manusia yang kreatif dan edukatif menjadi kunci dalam menyikapi pesatnya teknologi terutama dalam penyebarluasan informasi.
“Kemajuan teknologi informasi juga melahirkan tantangan dan peluang baru bagi kegiatan jurnalisme diantaranya terkait masalah ketersediaan data luar biasa besar yang dapat diolah untuk dijadikan berita,” paparnya.
Disebutkan, pada era informasi digital, data bukan hanya menjadi pelengkap atau sekadar memberi konteks berita, melainkan bisa menjadi berita itu sendiri.
“Data mentah yang bertebaran dan berserakan di banyak tempat bisa dikumpulkan, diseleksi, dan dianalisis sehingga dapat menjadi fakta berita (news facts) yang menarik dan penting, sehingga dapat bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya
Saat ini, penyebarluasan informasi banyak dilakukan oleh media sosial. Kemunculan media sosial yang sedemikian masif ini, semakin diminati.
“Dampak disruptif yang ditimbulkan oleh media sosial itu terlihat nyata, dimana sebagian besar orang cenderung berbondong bondong meninggalkan old media (media cetak, televisi, dan radio) maupun new media (media online), untuk lebih memercayai media sosial,” tambahnya.
Dikatakan Agus Siswadi, sebagai salah satu langkah dalam satu kreatifitas dan edukasi jurnalis televisi, 2 kapabilitas SDM jurnalis televisi. “Sehingga dapat beradaptasi dan berdaya saing dalam menyikapi perkembangan teknologi terutama media teknologi di era digital saat ini,” pungkasnya. (MMC/Ytm/Lsn)












