Kasongan, Media Dayak
Nanang Suriansyah SP, wakil ketua (waket) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Katingan, menyatakan dukungannya kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan pemasangan pengontrol pajak Hotel dan Restoran di setiap hotel dan restoran (rumah makan) yang ada di Kabupaten Katingan. Pernyataannya ini diungkapkannya kepada sejumlah media, belum lama ini.
Tujuannya menurutnya, untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Katingan. “Terutama di sektor pajak hotel dan restoran,” sebut legislator parpol berlambang pohon beringin ini.
Sebab, khusus untuk rumah makan di Kabupaten Katingan ini, jika kita data di 13 wilayah kecamatan, jumlahnya menurutnya, minimal sekitar 300 buah rumah makan. Dari 300 buah rumah makan tersebut jika dikunjungi oleh 20 konsumen/hari, berarti makanan yang terjual sekitar 6.000 porsi.
Dari 6.000 porsi tersebut, jika harga jualnya sekitar Rp 20.000,-/porsi, lanjutnya, maka uang yang didapat dari hasil penjualan tersenut sekitar Rp 120.000.000,-/hari. “Dari Rp 120.000.000,-tersebut, kalau kita mengambil pajak 10 persennya, berarti yang masuk ke kas daerah sekitar Rp 12.000.000,-/hari,” terang Nanang.
Selanjutnya, jika pendapatan dari hasil pajak restoran (rumah makan) tersebut dikalikan dengan satu tahun maka hasilnya menurutnya, 365 hari x Rp 12.000.000,- = Rp 4.380.000.000,-. “Artinya, jika pajak hotel dan restoran ini benar-benar dioptimalkan, maka PAD yang didapat sekitar Rp 4.380.000.000,-/tahun atau Rp 4,38 M/tahun,” jelasnya.
Terkait dengan pengadaan dan pemasangan mesin pengontrol di setiap rumah makan dimaksud, dirinya juga mengaku meskipun masih ada kelemahannya, namun paling tidak ada upaya Pemkab Katingan melalui instansi terkait untuk meningkatkan PAD dimaksud.
“Artinya, Instansi yang bersangkutan berupaya untuk meningkatkan PAD,” aku anggota dewan asal dapil Katingan III yang meliputi wilayah kecamatan Katingan Tengah ini, seraya berharap adanya kesadaran dari pengusaha atau pemilik rumah makan untuk berlaku jujjur dalam menghitung jumlah porsi yang terjual setiap harinya. (Kas/Lsn)











