Destinasi Wisata Kalteng Dilirik Kerajaan Belanda

Fahrizal

Palangka Raya, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Kalimantan Tengah (Kalteng) rupanya menjadi salah satu destinasi yang dilirik oleh kerajaan Belanda. Pasalnya, raja dan ratu kerajaan Belanda akan datang ke Kalteng pada Maret 2020 mendatang.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng Fahrizal Fitri, Jumat (13/12). Menurutnya, Sekda rencananya raja dan ratu Belanda akan datang ke Kalteng setelah mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Diungkapkan Fahrizal tujuan orang nomor satu di Negara Kincir Angin tersebut datang ke Kalteng melihat budaya yang ada di Bumi Tambun Bungai sekaligus melihat konservasi alam.

“Jadi sebelum ke Kalteng, mereka (ratu dan raja,red) akan ke DIY terlebih dahulu kemudian ke Kalteng, jadi datang ke Indonesia mereka memilih DIY dan Kalteng,” katanya.

Lebih lanjut Sekda menyebut, untuk kawasan konservasi alam rombongan Kerjaan Belanda akan mengunjungi Taman Nasional (TN) Sebangau, karantina orang utan di Nyaru Menteng dan Pulau Kaja. Selain itu, lanjutnya, akan mengunjungi salah satu penelitian gambut yang ada di sekitar Danau Sebangau.

“Mereka juga akan mengunjungi wilayah-wilayah yang berkenaan dengan restorasi gambut, sekaligus kami juga tawarkan agar mengunjungi salah satu desa peduli gambut yang ada di Kabupaten Pulang Pisau,” ungkapnya usai menerima kunjungan tim Kerajaan Belanda di Kantor Gubernur Kalteng.

Dijelaskan Fahrizal, Kerajaan Belanda ini memiliki proyek Nederland Inisiatif yakni proyek dengan program pembantuan pemulihan lingkungan. Salah satunya, proyek pengelolaan hutan secara lestari dan yang menjadi sasaran adalah salah satu wilayah di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

“Jadi mereka memberikan bantuan-bantuan berkenaan dengan proyek-proyek bagaimana pengelolaan hutan dilakukan dengan baik secara lestari dan bagaimana penyelamatan lingkungan itu sendiri,” jelasnya.

Menindaklanjuti keseriusan ini, tambahnya, pihak Kerjaan Belanda akan datang lagi ke Kalteng untuk mencari data dan membawa data tersebut ke Kedutaan Belanda serta mempublikasikan di Istana Negara.

Sekda juga membeberkan, Januari mendatang, tim Kerajaan Belanda bersama tim Istana Negara akan datang ke Kalteng meninjau lokasi yang masuk dalam data.

“Jadi yang datang nantinya adalah Kepala Pemerintaha Belanda, rencananya akan bermalam di Kalteng dan akan diikuti 30 jurnalis internasional,” pungkasnya.(YM)

image_print

Pos terkait