Damkarmat Bersama Camat TNI, Polri Pantau Banjir di Katingan Hilir

Kabid Damkarmat, Yoshua bersama anggota lainnya, Camat Katingan Hilir Dony, Lurah Kasongan Lama Sugi Hartato, personil TNI dari Kodim 1019/Katingan, anggota dari Polsek Katingan Hilir dan Satgas saat melaksanakan patroli dan pemantauan banjir di wilayah Kecamatan Katingan Hilir, Kamis siang (30/5).(Media Dayak/Ist)

Kasongan, Media Dayak

Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), Satpol PP dan Damkarmat Kabupaten Katingan bersama Camat Katingan Hilir Dony, Lurah Kasongan Lama, TNI, Polri dan Satgas Katingan Hilir pantau perumahan penduduk di beberapa desa dan kelurahan di wilayah Kecamatan Katingan Hilir yang terdampak banjir kiriman, Kamis siang (30/5). 
 
Berdasarkan hasil pantauan selama beberapa jam pada siang hingga sore itu menurut Camat Katingan Hilir, meskipun banjir kiriman dari wilayah hulu ini baru masuk ke wilayah Kecamatan Katingan Hilir, namun terdapat beberapa ruas jalan dan ratusan halaman rumah di Kelurahan dan desa di Kecamatan Katingan Hilir yang terdampak banjir, diantaranya di Kelurahan Kasongan Lama, Kelurahan Kasongan Baru, Desa Liting, Desa Telangkah, Desa Banut Kalanaman dan sebagian di Desa Talian Kereng. “Ketinggian debit air banjirnya berkisar antara 50 cm hingga 100 cm tergantung tinggi rendahnya dataran di masing-masing daerah,” kata Dony. 
 
Sebelum banjir kiriman ini meningkat, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat yang bertempat tinggal di Kecamatan Katingan Hilir agar membenahi jaringan listrik PLN, menjaga dan mengamankan akan-anaknya yang belum bisa berenang saat bermain di luar rumah. “Jika sekiranya tempat tinggalnya (rumahnya) digenangi air terlalu tinggi, yang berakibat tidak bisa ditempati untuk beristirahat, kami bersama Damkarmat dan instansi terkait sudah menyediakan pis pengungsi para korban banjir,” ujarnya, seraya menyebutkan tempat pos pengungsi yang saat ini sudah dibangun, di sekitar taman religi, dekat Masjid Baitul Yaqin atau di samping jembatan Sei Katingan.
 
Selanjutnya, dirinya juga menjelaskan bahwa saat ini dirinya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, untuk membangun pis pelayanan kesehatan (yankes). “Tujuannya untuk memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi korban, baik di saat banjir maupun pada pasca banjir,” jelasnya. (Naskah) 
 
Di tempat yang sama, Kasat Pol PP dan Damkarmat Kabupaten Katingan, melalui Kabid Damkarmat setempat Yoshua, untuk menindaklanjuti bencana banjir di Kabupaten Katingan ini, sejak hari pertama hingga hari ke tujuh ini sudah menurunkan puluhan anggotanya yang dipimpinnya langsung, sejak terjadinya banjir di wilayah Kecamatan Katingan Hulu hingga di wilayah Kecamatan Hilir ini. “Termasuk sarana dan prasarana (sarprasnya juga kita turunkan ke tempat terjadinya bencana banjir ini,” kata Yoshua, seraya menyebutkan salah satu sarprasnya, yakni dua unit perahu karet. 
 
Sementara untuk pos yang sudah dibangun hingga saat ini menurutnya terdiri dari tiga pos pelayanan, diantaranya dibangun di jalan Ketunen-Kasongan, di komplek perkantoran Kereng Humbang-Kasongan dan Kereng Pangi- desa Hampalit. Sedangkan kesiapsiagaan, Damkarmat sampai saat ini selalu siap dan siaga untuk membantu masyarakat yang tempat tinggalnya terdampak banjir kali ini. “Semua masyarakat Katingan dipersilahkan untuk datang ke pos-pos pelayanan yang ada tersebut,” tuturnya.
 
Sarpras yang sudah disediakan untuk penanggulangan bencana banjir di wilayah Kecamatan Katingan Hilir ini menurutnya dua unit perahu karet yang didukung dengan puluhan pelampung, mesin pompa untuk menguras air banjir. “Bahkan, jika pasca banjir untuk daerah perkantoran yang terdampak kami siap untuk membantu membersihkan semua kotoran dari tanah atau pasir yang masuk ke area kantor tersebut,” ujar mantan PNS di Dinas PUPR ini. (Kas/Aw)
image_print

Pos terkait