Bupati Katingan; Sakariyas
Kasongan, Media Dayak
Atas nama Pemerintah Kabupaten Daerah (Pemda) dan atas nama keluarga, Bupati Katingan beserta seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) setempat, Sakariyas mengucapkan duka yang mendalam atas meninggalnya dua orang kader DPC PDI Perjuangan Kabupaten Katingan. “Yakni mantan ketua PDI Perjuangan Ignatius Mantir Ledie Nussa SH dan mantan bendara Nengyet SE,” kata Sakariyas kepada sejumlah media, Rabu (26/8) pagi.
Mantan bendahara DPC PDI Perjuangan, Nengyet SE meninggal pada hari Selasa (25/8), dan dimakamkan, Rabu (26/8). Sedangkan mantan ketua DPC PDI Perjuangan Ignatius Mantir Ledie Nussa SH meninggal pada hari Rabu (26/8) pagi, sekitar pukul 02.45 wib, dan rencana penakamannya, Jumat (28/8), di Tempat Pemakaman Keluarga di desa Telok kecamatan Katingan Tengah.
Menurut Bupati Sakariyas yang juga ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Katingan ini, baik pengurus maupun anggotanya merasa kehilangan dua sosok kadernya ini. Karena, sejak bergabungnya kedua almarhum ini, semasa hidupnya selalu energik, baik dalam mengurus rumah tangganya, maupun dalam urusan kerja. “Hal ini terbukti dengan berhasilnya putra putrinya dalam menempuh pendidikan,” aku Sakariyas.
Terkait aktivitas Ignatius Mantir Ledie Nussa, sang legislator yang pernah menjabat sebagai ketua DPRD Kabupaten Katingan pada periode 2014-2019 dan sebagai anggota DPRD pada priode 2019-2024, menurutnya selalu aktif dalam menjalankan tufoksinya. “Semoga kedua orang kader PDI Perjuangan ini diterima di sisi Tuhan yang maha kuasa. Dan, keluarga yang ditinggalkan tabah menghadapi cobaan dari Tuhan,” harap orang nomor satu di bumi Penyang Hinje Simpei ini. (Kas/aw)













