Bupati Terpilih Diminta Lanjutkan Pembangunan Jembatan Sei Kahayan

Anggota DPRD Gumas Rayaniatie Djangkan.(Media Dayak/Ist)

Kuala Kurun, Media Dayak

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD Gunung Mas (Gumas) Rayaniatie Djangkan meminta bupati/wakil bupati terpilih hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Gumas 27 November 2024 agar melanjutkan pembangunan jembatan Sei Kahayan penghubung Sepang Kota-Sepang Simin.

“Pembangunan pile slab sudah rampung, tinggal pembangunan jembatan Sei Kahayan yang menghubungkan Sepang Kota-Sepang Simin,”ujar Raya, Senin (20/5/2024).

“Kita berharap siapapun bupati terpilih hasil pilkada yang akan datang bisa melanjutkan membangun jembatan Sei Kahayan,” imbuh Raya menambahkan.

Politikus PAN itu menegaskan harus ada komitmen dari bupati/wakil bupati terpilih untuk melanjutkan membangun jembatan Sei Kahayan.

“Jangan sampai pile slab rampung terbangun namun jembatan Sei Kahayan tidak dilanjutkan pembangunannya,” serunya.

“Tidak ada gunanya membangun pile slab kalau tidak dibangun juga jembatan Sei Kahayan yang berperan penting dalam memperlancar arus lalulintas barang dan orang dan meningkatkan perekonomian Masyarakat Kecamatan Sepang,” sambung wakil rakyat dapil satu tersebut.

la menilai harus ada terobosan dari pemkab melalui OPD terkait untuk pembangunan jembatan Sei Kahayan, yakni dengan melobi/meminta dukungan anggaran dari pemerintah pusat melalui kementrian terkait, tidak hanya dari APBD Gumas semata.

“OPD terkait harus aktif melakukan komunikasi dengan pemerintah pusat melalui kementrian terkait untuk pembangunan jembatan Sei Kahayan, mengingat jembatan nantinya menjadi akses penting masyarakat menuju Kuala Kurun melintasi jalan kabupaten dan dari Sepang ke Takaras,” tandasnya.

Legislator cukup vokal yang berhasil menjadikan dirinya satu-satunya legislator pemecah rekor sebagai anggota DPRD Gumas terlama, yakni empat periode berturut-turut itu menegaskan, tolak ukur keberhasilan suatu daerah dapat terlihat dari sejauh mana pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan terealisasi dengan merata.

“Mari berfokus pada pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan, sarana prasarana pendidikan, kesehatan serta pemberdayaan masyarakat. Kurangi kegiatan yang sifatnya seremonial, karena kegiatan semacam itu hanya mencuri anggaran,’ ucapnya menutup. (Nov/Lsn)

 

 

image_print
Print Friendly, PDF & Email

Pos terkait